Program makan siang bergizi ini juga mendukung arahan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi mengenai pentingnya ketahanan pangan desa dalam menyukseskan program ini.
Untuk sekolah-sekolah yang berada di daerah terpencil, pihaknya sedang mencari solusi agar program ini dapat segera dilaksanakan.
"Apakah nantinya dapurnya akan dipusatkan di desa atau diserahkan kepada warga sekitar sekolah, itu yang masih kami diskusikan," ujarnya.
Sekretaris Apdesi Maros, Lenny Marlina, menyampaikan bahwa dalam tahap awal, 400 paket makan bergizi telah dibagikan kepada siswa di SD 126 Inpres Kariango.
"Kami berharap program ini dapat meluas ke lebih banyak sekolah di seluruh wilayah," ungkap Lenny.(rin)