AAS Himpun Dana Abadi Rp430 juta dan Beri Beasiswa 20 Mahasiswa

  • Bagikan

Kemudahan menyumbang itu segera disambut oleh Ketum IKA. “Ketua IKA menyumbang Rp200 juta. Tahun ini dibayar100 juta, sisanya tahun depan,” ujar Andi Amran.

Setelah itu, AAS mengundang Yusri, pengusaha dan dosen dari Kalimantan untuk menyumbang. Alumni Faperta 81 itu menyumbang Rp50 juta, disusul Dirut Perseroda menyumbang Rp25 juta.

Setelah itu, Prof Farida mengundang ketua DPRD Kota Makassar yang juga ketua IKA Unhas Kota Makassar, bersama anggota DPRD Rahman dan rekannya Ady Ansar untuk naik ke panggung dengan tujuan yang sama.

Ketiga anggota DPRD itu mengumumkan sumbangan untuk dana abadi Unhas, masing-masing Rp 25 juta. Kemudian menyusul alumni Unhas yang ada di BSI (Bank Syariah Indonesia) menyumbang Rp 20 juta.

Memberi Kejutan
Kahadiran Ketum IKA Unhas Andi Amran Sulaiman di setiap momen acara selalu menghadirkan kejutan yang tidak terduga. Seperti halnya kemarin di atas panggung saat sejumlah alumni diminta menyampaikan secara terbuka jumlah sumbangannya untuk dana abadi Unhas.

Setelah sejumlah alumni menyampaikan besaran sumbangannya, Ketum IKA tiba-tiba menyerahkan amplop berwarna coklat kepada Direktur Hubungan Alumni dan Pengembangan Dana Abadi Unhas, Dr Andi Muhammad Akhmar, M.Hum.

“Ini uangnya silakan dibayar sumbangannya tadi. Gara-gara saya tadi memaksa bapak menyumbang. Saya harus bertanggung jawab,” ujar Andi Amran sambil tersenyum kemudian meninggalkan panggung.

Bisa dipastikan bahwa Andi Muhammad Akhmar tak pernah menyangka kalau dirinya bakal menerima amplop dari Ketum IKA untuk melunasi sumbangannya yang telah diumumkan sebelumnya. Andi Akhmar pun menerima kejutan berupa amplop berwarna coklat itu dengan sumringah. “Terima kasih, terima kasih,” ucapnya dengan penuh kegirangan.

  • Bagikan