Kontribusi Program JKN dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi

  • Bagikan
IST

“Untuk studi JKN, dapat meliputi seminar atau kuliah umum seperti yang sekarang kita lakukan ini. Lalu ada simposium, workshop, studi banding, studi lapangan, analisa dan kajian serta internship program oleh BPJS Kesehatan dan Universitas Hasanuddin,” tukasnya.

Ghufron menginginkan kolaborasi antara BPJS Kesehatan dengan Universitas Hasanuddin mampu mempercepat terwujudnya cakupan kesehatan semesta dan SDM yang unggul, handal dan amanah.

Selain itu, per Juni 2023 sebanyak 256,8 juta jiwa telah terdaftar sebagai peserta JKN, dan terdapat 955.429 kanal pembayaran berbentuk bank dan non bank. Sedangkan per Mei 2023, sebanyak 26.412 fasilitas kesehatan telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Digital services BPJS Kesehatan juga mencakup kolaborasi dengan berbagai kementerian/lembaga pemerintah yang berhubungan erat dengan implementasi Program JKN serta collaboration & partnership melalui Application Services Provider (ASP) & Payment Services,” paparnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Haerani Rasyid dan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Hasanuddin, Muhammad Ruslin.

Haerani Rasyid mengucapkan terima kasih atas kesediaan Direktur Utama BPJS Kesehatan dalam memberi kuliah umum di Universitas Hasanuddin. Ia meyakini, implementasi Program JKN selama satu dekade ini tidak hanya bermanfaat pada aspek kesehatan, tapi juga dirasakan manfaatnya dalam aspek-aspek yang sangat erat hubungannya dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

  • Bagikan