Alasan Masyarakat Tak Pakai Masker, Mengaku Hilang Hingga Robek

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus menggecarkan sosialisasi dan edukasi terhadap protokol kesehatan demi menekan kurva Covid-19 yang angkanya terus meningkat lewat program Inspektur Covid.

Salah satu yang menjadi titik sosialisasi Pemkot hari ini adalah Pantai Losari yang berada di Jalan Penghibur dengan menurunkan kurang lebih 100 orang tim dari berbagai stake holder.

Dua jam melakukan sosialisasi dan edukasi dari pukul 16.00 hingga 18.00, Inspektur Covid Pemkot merazia hingga 76 pelanggar yang tak bermasker.

Dari pantauan fajar.co.id, berbagai alasan dilontarkan masyarakat sehingga tak mengenakan masker dan terjaring razia, meski Makassar hingga kini masih zona merah.

Agung, salah satu warga yang terjaring razia mengaku tak memakai masker karena robek ketika bekerja." Ini tadi masker ku robek waktu kerja. Pergi kerja tadi pakeji," tuturnya.

Ervin, pelanggar protokol kesehatan lainnya, mengaku kehilangan maskernya ketika sedang berkendara. Padahal, kata dia, terakhir maskernya masih di saku bajunya.

"Ini tidak tau kemana masker ku, adaji tadi di sini (saku)," kata Ervin sambil meraba semua sakunya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Makassar, Iman Hud mengatakan, para pelanggar tersebut langsung dibagikan masker gratis dan dibuatkan surat pernyataan dan diberi peringatan pertama. (ikbal/fajar)

  • Bagikan

Exit mobile version