Hamka B Kady Tinjau Program Padat Karya di Pelabuhan Paotere

Jumat, 12 Maret 2021 17:29

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar melaksanakan kegiatan Padat Karya di Pelabuhan Paotere. Kegiatan ini berupa bersih laut dan pantai Pelabuhan Paotere yang dilaksanakan oleh masyarakat sekitar Pelabuhan Paotere.

Dalam pelaksanaan Program Padat Karya gelombang I ini dilaksanakan dengan kunjungan anggota Komisi V DPR RI, Hamka B Kady.

Dalam sambutannya, Hamka B Kady mengatakan Pekerjaan padat karya memberikan bantuan langsung, maksud dan tujuan untuk meringankan sedikit beban dalam kondisi pandemic guna menetralisir kembali ekonomi masyarakat khususnya disekitar area Pelabuhan Makassar.

Hamka B Kady juga mengatakan “Kondisi sekarang adalah kondisi yang darurat, penerimaan pajak jauh berkurang karena tidak ada pergerakan ekonomi. karena itu target kita memparalelkan kesehatan agar bisa berjalan dengan baik dan perekonomian bisa kembali berjalan normal”.

Selanjutnya peninjauan langsung Kegiatan Padat Karya oleh Komisi V DPR RI ke beberapa lokasi di lingkungan Pelabuhan Makassar yaitu Pemeliharaan halaman Kantor dan pembersihan Pelabuhan Paotere (melibatkan 100 orang warga) oleh Kantor OP Utama Makassar, Perawatan halaman Kantor serta Bersih laut dan pantai Paotere (melibatkan 100 orang warga) oleh Kantor KSU Makassar, Pengecetan Threstle, dermaga dan halaman Kantor serta pembersihanTaman Pelampung Suar (melibatkan 100 orang warga) oleh Kantor Disnav kelas I Makassar, Pengecetan Kansteen, Dropzone dan area parkir Pelabuhan Makassar (melibatkan 100 orang warga) oleh PT. Pelindo IV (persero) Makassar.

Program padat karya ini penting untuk pemberdayaan masyarakat, khususnya kelompok unskill. Sehingga proses pemulihan ekonomi nasional bisa lebih cepat.

Program Padat Karya ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia tentang pemulihan ekonomi nasional. Karena kegiatan padat karya ini melibatkan masyarakat, terutama masyarakat di sekitar Pelabuhan Paotere.

Komentar

VIDEO TERKINI