Pemkot Makassar Segera Menggenjot Pengelolaan Sampah Organik

  • Bagikan
IST

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar rencananya akan bekerjasama dengan perusahaan teknologi dari Korea terkait pengelolaan sampah organik menggunakan teknologi Maggot atau Black Soldier Fly (BSF).

Hal tersebut dibahas Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di kediaman pribadi Danny, Jalan Amirullah. Rabu (13/4/2022).

Danny mengatakan, pada dasarnya maggot sendiri sudah beroperasi selama lima tahun di Makassar. Namun kali ini ia akan bekerjasama dengan perusahaan yang akan menyediakan teknologi seharga Rp2 miliar.

"Sampah organik itu terkhusus untuk mengolah sampah-sampah makanan dengan menggunakan teknologi Maggot atau BSF," ujar Danny

Kata Danny hal ini juga selaras dengan arahan KPK kemarin pada saat pertemuan bahas pengelolaan sampah.

"Jadi saya akan masukkan ini dalam teknologi pengolahan sampah. Saya bilang sampah itu tidak dibakar, jadi dengan menggunakan teknologi ini," ucap Danny.

Sebelumnya Pemkot Makassar telah bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam mengembangkan teknologi Biodigister.

"Kita punya kerja sama dengan ITB, biodigister. Setelah biodigister masuk ke sini. Saya tanya ke mereka bisa nda masuk ke sini, ternyata bisa. Sehingga harus kita bikin skema, seperti arahan KPK kemarin, kita olah semua sampah kita," jelas Danny.

Menurut Danny teknologi Maggot ini sangat menarik, karena dapat menjadi sebuah industri kosmetik dan Makassar menjadi salah satu percontohan di Indonesia.

"Artinya ini sebuah hal yang baru dan green, jadi pro lingkungan. Saya perintahkan DLH itu untuk merespon ini. Alat sudah dipasang. Jumat saya pergi lihat. Dia memang kasih karena dianggap kita serius, jadi contoh di sini di Makassar, jadi promosi," ungkapnya.

  • Bagikan

Exit mobile version