Dinas Kesehatan Sulsel Laksanakan Monev Aksi Setop Stunting Bersama OPD di Tiap Lokus Kabupaten Kota

  • Bagikan
IST

Intervensi berupa pemberian biskuit untuk ibu hamil dan vitamin (taburia) juga tengah didistribusikan di 240 lokus stunting.

Andi Nurseha menyebutkan, pada Agustus hingga sepetember tahun ini akan kembali dilakukan survey status Gizi Indonesia. “Semoga angka stunting terus turun di Sulsel,” pungkasnya.

Pengentasan stunting atau anak tumbuh kerdil merupakan program nasional untuk menciptakan generasi emas yang didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Secara serius, untuk mencapai target 14% prevalensi penurunan stunting tahun 2022, Gubernur Andi Sudirman membentuk Tim Pendamping Gizi yang telah tersebar pada 10 lokus di masing-masing 24 Kabupaten/Kota.

Program Aksi Stop Stunting yang diinisiasi Gubernur Andi Sudirman telah menunjukkan penurunan signifikan prevalensi stunting di Sulsel. Angka stunting di Sulsel pada tahun 2018 mencapai 35,6% (Riskesda 2018), tahun 2019 angka stunting menurun hingga 30,5% (SSGBI 2019). Sementara dari data ePPGBM, angka stunting tahun 2020 pada bulan Februari 12,3% dan bulan Agustus 11%. Sementara di tahun 2021 bulan Februari angka stunting menurun hingga 9,6% dan bulan Agustus turun hingga 9,08%. (ikbal/fajar)

  • Bagikan