Perang Rasa

Selasa, 15 Desember 2020 10:04
Belum ada gambar

Oleh: Faisal Syam

FAJAR.CO.ID — Wwarga Dapil Warkop memulai hari dengan cerita cinta dan berita ceria. Mereka begitu bahagia, dan hal tersebut dianggap sebagai bagian dari peningkatan daya tahan tubuh di saat cuaca kerap tetiba berubah, seperti halnya kondisi politik pasca puncak pelaksanaan pesta demokrasi di tempat hang-out itu.

Ya, Pilah Pilih Ketua Dapil (Pilahkada) Warkop baru saja berlangsung. Sukacita pestanya cukup terasa, meski dalam kondisi lengang. Pemilih datang dengan teratur berdasarkan undangan. Usai memaku tanda gambar, pencoblos pulang tepat waktu, menghindari kerumunan, dan menghindari serangan janji-janji yang tak pasti.

Usai mencoblos Udin, tokoh utama sekaligus aktivis Dapil Warkop kembali beraktivitas normal secara new normal; pakai masker, jaga jarak, cuci tangan. Ke tempat hang-out tersebut, pria pertlente itu tidak sendiri. Dia mengajak beberapa teman-teman barunya yang dikenal saat bersesama menunggu di tempat pencoblosan.

Udin mengajak tetamunya untuk menjejaki plus menjelajahi ragam warna dan cita rasa Dapil Warkop yang telah mengalami transformasi dengan pelbagai inovasi di tengah pandemi. Termasuk mencoba menu baru bikanlobster, yang sebelumnya dikenal dengan bran bikandoang, alias bakwan udang.

Menikmati kopi dan pisang goreng plus bikanlobster saat itu terasa maknyus. Apalagi para tetamu bersemangat menceritakan pengalaman pertamanya mencoblos.

Setelah sekian lama berdiskusi, Udin dan tetamunya itu berharap, impian kesejahteraan seperti yang diumbar para kandidat saat kampanye, semoga tak disertai dengan sengsara.

Menurut mereka, Pilahkada Warkop bukan sinetron yang membuat ada yang sedih, dan sebaliknya ada yang bahagia.

Sejatinya, semua harus bahagia. Yang kalah senang, apalagi yang menang.

Lantas bemana yang sudah terlanjur dijanji dengan kembang janda bolong, namun hingga kini belum terealisasi? Sabar saja. Masih ada pesta demokrasi berikutnya. Siapa tahu nanti dijanji lagi.

Komentar

VIDEO TERKINI