Dampingi dan Dukung Anak Mencapai Kesuksesan Belajar Daring

Jumat, 23 Juli 2021 09:34

FAJAR.CO.ID, Parigi – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 23 Juli 2021 di Parigi, Sulawesi Tengah. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Kegiatan dengan tema “Menjaga Kualitas Belajar dari Rumah” ini dihadiri oleh 1.508 peserta dari berbagai kalangan usia maupun profesi.

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Ketua PGRI Sulteng Syam Zaini, Psikolog Pendidikan UII & Sekolah Avicenna Prapti Leguminosa, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sulteng Mohamad Yusuf, dan Pemengaruh Pedidikan Piet Hein Pusung. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Nurul Nur Azizah selaku Jurnalis. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. “Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Pemateri pertama adalah Syam Zaini yang membawakan materi kecakapan digital dengan tema “Sukses Belajar Daring dengan Kemampuan Literasi Digital”. Menurut dia, dalam pelaksanaan kegiatan belajar daring guru harus meningkatkan kompetensi pengajaran untuk merangsang keaktifan siswa sementara orang tua harus mendampingi dan menyiapkan sarana serta kebutuhan dalam aktivitas ini.

Berikutnya, Prapti Leguminosa menyampaikan materi etika digital berjudul “Mencegah, Mendeteksi dan Menyikapi Perundungan Siber”. Ia mengatakan, jika anak mengalami perundungan siber, dampingi anak untuk menguatkan mentalnya, cari tahu latar permasalahannya, dan lindungi dari dampak yang ditimbulkannya. Jangan ragu berkonsultasi dengan psikiater/psikolog agar masalah tersebut tertangani dengan baik.

Komentar

VIDEO TERKINI