Diminta Bersatu Besarkan Golkar, Nurhaldin Mengaku Belum Ada Komunikasi dengan Appi

Selasa, 23 Februari 2021 19:35

Andi Nurhaldin NH

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Wakil Ketua DPRD Makassar Andi Nurhaldin NH menanggapi santai adanya wacana menyatukan dirinya dengan bakal calon Ketua Golkar Makassar Munafri Arifuddin alias Appi.

Wacana itu pertama kali digulirkan kader senior Golkar, Abdul Wahab Tahir. Ia menginginkan terciptanya kolaborasi dua kekuatan muda, Appi dan Nurhaldin untuk membesarkan Partai Golkar.

Wahab lebih condong mendorong Appi menjadi Ketua Golkar Makassar, sementara Nurhaldin mendampingi sebagai wakil ketua atau sekertaris. Kolaborasi apik ini diyakini Wahab akan menghasilkan pencapaian luar biasa terhadap elektabilitas partai berlambang beringin rimbun itu di masa mendatang.

Nurhaldin yang sebelumnya digadang-gadang sebagai calon kuat Ketua DPD II Golkar Makassar memilih mundur dari arena Musda. Sementara Appi terus melaju dengan mengembalikan formulir pencalonannya.

Nurhaldin mengaku belum melakukan komunikasi politik dengan bakal calon ketua Golkar Makassar, termasuk terhadap Appi.

“Belum ada komunikasi dengan bakal calon (ketua Golkar Makassar). Termasuk dengan Pak Appi. Upaya saja belum,” kata Nurhaldin kepada fajar.co.id, di Gedung DPRD Makassar, Selasa (23/2/2021).

Namun, lanjut Nurhaldin, dirinya tidak menutup pintu silaturahmi jika peluang kolaborasi itu ada. Sebagai kader yang baik, putra Waketum Golkar Nurdin Halid itu tidak ada alasan untuk menutup pintu komunikasi tersebut.

“Mungkin nanti lah setelah verifikasi berkas pendaftaran. Intinya saya terbuka orangnya,” tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Appi. CEO PSM itu menyatakan, akan berkolaborasi dengan semua pihak di Golkar Makassar jika diamanahkan menjadi ketua. Appi mengaku tak bisa berbuat banyak jika seluruh elemen partai bercerai berai.

“Kolaborasi tentu harus diciptakan. Tidak bisa kita jalan sendiri-sendiri. Tidak boleh lagi ada kelompok-kelompok, faksi-faksi tidak boleh lagi ada. Semuanya nanti harus bersatu,” imbuhnya. (endra/fajar)

Komentar