Pengiriman Barang ke Luar Negeri di Kantor Pos Meningkat di Masa Pandemi

Kamis, 18 Maret 2021 13:52

IST

FAJAR.CO.ID, SINJAI — PT Pos Indonesia masih mendapat kepercayaan dalam pengiriman barang dan dokumen di masyarakat. Bahkan, pengiriman barang ke luar negeri mengalami peningkatan selama pandemi.

Hal itu disampaikan oleh Syukur Surung, selaku Kepala Kantor Pos Cabang Sinjai saat ditemui di Kantornya. Kamis, (18/03/2021).

Ia mengatakan selama pandemi Covid-19 jumlah pengiriman meningkat, baik dalam bentuk barang maupun surat.

“Memang diawal munculnya Covid-19 pada bulan maret 2020 lalu pengiriman barang mengalami penurunan, namun seiring waktu mulai bulan Agustus hingga Maret 2021 ini mengalami peningkatan hingga 23 persen,” katanya.

Peningkatan ini kata Syukur, disebabkan karena kondisi pandemi yang pergerakan serba terbatas sehingga banyak masyarakat yang membeli barang melalui transaksi online dan dikirim melalui Kantor Pos.

“Orang di masa pandemi mengurangi tatap muka, sehingga ada pergerakan kenaikan transaksi online, salah satunya menggunakan Kantor Pos sebagai solusinya,” ujarnya.

Dimasa pandemi ini, Kantor Pos Sinjai juga melahirkan beberapa inovasi seperti inovasi Q9 yaitu layanan untuk pengiriman paket dalam kota yang ditargetkan bisa sampai dalam waktu 9 jam dan paket ekspres yang lama pengirimannya hanya sehari sampai ditujuan.

Bukan hanya pengiriman lokal, pengiriman barang ke luar negeri juga mengalami peningkatan selama pandemi, baik paket barang dari luar negeri maupun yang dikirim ke luar negeri.

Hal ini disebabkan karena dalam masa pandemi sehingga warga Sinjai yang memiliki keluarga di luar negeri tidak bisa pulang dan hanya mengirimkan barang melalui jasa Kantor Pos.

“Jadi pengiriman paket barang ke luar negeri justru meningkat dibanding sebelum adanya Covid-19, seperti yang terjadi saat ini rata-rata kiriman paket berupa uang yang tiba di Sinjai dari luar negeri seperti dari Malaysia. Sedangkan paket yang kirim ke luar negeri biasanya berupa paket barang seperti kemarin di Lappa itu ada yang mengekspor kepiting dan teripang ke Jepang,” pungkasnya. (sir)

Komentar

VIDEO TERKINI