Launching Inovasi Sahabat Stunting, Mampu Turunkan Kasus Balita Kerdil di Sidrap

  • Bagikan
IST

Hasil SSGI (Survei Status Gizi Indonesia ) Tahun 2021, Indonesia memliki data 24,4% balita stunting, Propinsi Sulawesi Selatan 27,4% balita stunting, sedangkan kabupaten Sidrap berada diposisi 25,4% Balita Stunting.

Hasil e-PPGBM (Elektronik Pencacatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) Tahun 2021: 7,12% (1.944) balita stunting dari jumlah balita yang diukur 27. 295 balita.

Dalam rangka percepatan penurunan stunting maka tahun 2024 prevalensi stunting di Sidrap diharapkan turun menjadi 14% kasus balita stunting dari jumlah Balita.

Informasi awal data balita stunting di 10 Desa/Kelurahan Lokus adalah 368 balita dari seluruh jumlah balita yang ada di 10 Desa/Kelurahan Lokus yaitu 3.762 balita.

Untuk mewujudkan percepatan penurunan stunting di Sidrap, kata H Basra, maka dibutuhkan sebuah ide, gagasan atau inovasi sahabat stunting yang menjadi ujung tombak dan actor penting dalam percepatan penurunan kasus balita stunting di Sidrap sebagai manifestasi tanggung jawab negara dalam mencetak generasi sehat, cerdas dan berkualitas. (*)

  • Bagikan