Hipmi Bertekad Ingin UMKM Sulsel Mendunia

Selasa, 30 Juni 2020 16:36

Andi Rahmat Manggabarani, ketua BPD Hipmi Sulsel.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Andi Rahmat Manggabarani baru saja terpilih sebagai ketua BPD Hipmi Sulsel. Cita-cita besarnya menakhodai organisasi ini dalam empat tahun ke depan atau selama periode 2020-2023 adalah membantu pengusaha UMKM lebih eksis. Bersaing di pasar internasional.

Kemampuan Rahmat selama mengelola bisnis propertinya tak usah diragukan. Termasuk pengalamannya di HIPMI. Ia sudah cukup matang. Pria kelahiran 1986 ini merintis kariernya dari karyawan biasa. “Saya mulai dari karyawan biasa di bagian quality control (QC),” kata Rahmat.

Soal pendidikan, putra Idris Manggabarani ini banyak mengenyam di luar negeri. Setelah itu, pria dengan riwayat pendidikan terakhir di London School Of Public Relations ini optimis dapat memimpin Hipmi lebih maju. Bersama Hipmi, Rahmat ingin berkontribusi memajukan perekonomian Sulsel.

Salah satu targetnya adalah membantu pengusaha UMKM untuk bisa terus eksis dan berkembang. Hipmi akan aktif memberikan coaching. Kemudian melakukan program bisnis matching dengan pengusaha yang ada di sulsel dan Indonesia Bahkan dari luar negeri.

“Targetnya produk-produk UMKM bisa menasional hingga mendunia. Produk-produk UMKM bisa tembus ekspor,” kata pengusaha properti itu. Adapun untuk penguatan organisasi, ia menargetkan adanya data seluruh jenis usaha pengurus HIPMI di sulsel. Agar mudah berkolaborasi dan sinergi sesama pengurus.

Kemudian mendata seluruh permasalahan anggota agar dapat dibentuk segera tim kerja. Kemudian menyusun program-program yang akan dilaksanakan. Pastinya, ia memiliki visi ingin memperkuat peran Hipmi menjadi organisasi kader pengusaha yang berorientasi pada pengembangan enterpreunership berbasis potensi daerah.

Di mana misinya, melakukan update data kader dan organisasi HIPMI mulai dari tingkat daerah smpai dengan anggota tingkat cabang. Kemudian membuka jaringan usaha dan kolaborasi bagi anggota Hipmi. Lalu, memperkuat daya dukung organisasi tingkat propinsi dalam menyongsong era teknologi 4.0 bersama semua stakeholder di daerah.

Komentar