Sinjai Jadi Penyangga Daging Nasional, Tiap Desa Jadi Klaster Pengembangan Sapi

Sabtu, 1 Agustus 2020 10:31

FAJAR.CO.ID, SINJAI– Kabupaten Sinjai ditarget menjadi lumpung sapi nasional. Kementerian Pertanian dukung Sinjai menjadi klaster pengembangan sapi.

Populasi sapi di Sinjai saat ini mencapai 100 ribu ekor. Menjadi penyuplai sapi ke berbagai daerah. Namun Kementerian Pertanian (kementan) ingin digenjot lagi. Setiap desa akan dijadikan klaster pengembangan sapi.

Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, mengemukakan, setiap desa bisa memprogramkan konsep pengembangan sapi potong. Jika satu desa memiliki 200 ekor sapi, cukup digabung bersamadesa lainnya menjadi satu kelompok.

“Supaya kelihatan hasilnya. Tentu akan memberikan dampak yang baik ke depan,” ujarnya, kemarin.

Pihaknya akan terus mendukung setiap daerah dalam pengembangan ternak sapi. Termasuk mendorong kekuatan tersebut untuk menciptakan industri di sektor peternakan.

“Sinjai memiliki susin atau susu Sinjai dimana bahan bakunya dari susu sapi,” bebernya.

Kendati demikian, mantan Gubernur Sulsel ini menegaskan, segala konsep yang ada harus jelas peruntukannya. Demikian juga pembinaan harus matang. “Peruntukannya harus jelas kemudian pakannya dibuatkan pabrik khsusus,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sinjai Aminuddin Zainuddin menyambut baik apa yang menjadi tawaran Menteri Pertanian.

Apalagi melakukan kolaborasi antara kementan dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia. “Kita berharap tahun ini sudah bisa jalan,” kuncinya. (sir/dir/fajar)

Komentar