Ruas Impa-impa-Anabanua Baru Dikerja, Jalan Sudah Bergelombang

Sabtu, 26 Desember 2020 10:06

Penegrjaan Ruas Impa-impa-Anabanua (int)

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Pengerjaan pembangunan jalan Impa-impa-Anabunua di Kabupaten Wajo mendapat kritikan. Ruas jalan tersebut baru dikerja tetapi sudah bergelombang.

Warga Kecamatan Belawa, Awal mengatakan, pengerjaan proyek pada ruas yang menghubungkan Kecamatan Maniangpajo – Tanasitolo perlu diawasi. Tujuannya untuk kepentingan bersama.

“Saya lewat kemarin di Desa Tonralipue. Permukaannya kenapa bergelombang-gelombang? Padahal hotmix baru. Sementara di titik lainnya bagus tidak seperti itu,” ujarnya, Jumat, 25 Desember.

Alumnus jurusan Teknis Sipil di salah satu universitas di Kota Makassar ini menilai, pengerjaan konstruksi jalan pada umumnya memiliki kemiringan. Tujuannya, agar tidak terjadi genangan air pada permukaan jalan, setiap hujan turun.

“Kalau dia bergelombang (jalan, red) air tidak keluar. Menggenang disitu. Itulah penyebab jalan cepat rusak. Materialnya cepat atau lambat akan terkelupas,” jelasnya.

Sementara Ketua Komisi III DPRD Wajo Taqwa Gaffar menyebutkan, kemiringan dalam pembangunan jalan tergantung pada elevasi atau ketinggian suara tempat terhadap daerah sekitarnya. Dan memiliki fungsi penting. “Kemiringan itu diperlukan. Salah satu fungsinya agar tidak terjadi genangan air saat hujan,” nilainya.

Maka dari itu, pihaknya segera turun meninjau pengerjaan konstruksi milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sulsel. Untuk melihat titik mana saja yang perlu dibenahi. “Kalau bergelombang berarti proses pemadatan tidak maksimal. Sehingga ada rongga, makanya permukaannya bergelombang,” kuncinya.

Berdasarkan data penelusuran FAJAR. Proyek pembangunan jalan Impa-impa – Anabanua sepanjang 4,6 km itu, dimenangkan PT. Mega Bintang Utama. Senilai Rp28 miliar dari pagu Rp30 miliar di APBD tahun 2020.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Wajo, Andi Pameneri mengaku, proyek tersebut merupakan kewenangan Pemprov Sulsel. Karena berada di Wajo, pengerjaannya mesti dipantau.

Komentar