Cetak Upal Demi Beli Gawai, Tersangka Terancam Sepuluh Tahun Penjara

Kamis, 14 Januari 2021 11:18

Kapolsek Lau, AKP Sulaiman (kedua dari kanan) saat memperlihatkan barang bukti uang palsu dan barang bukti lainnya yang digunakan pelaku, Rabu,13 Januari. (arini/fajar)

FAJAR.CO.ID, MAROS –Tergoda gawai yang dijual secara daring, seorang pemuda di Maros berani mencetak uang palsu alias upal. Akibatnya, pemuda ini ditangkap polisi dan terancam sepuluh tahun penjara.

Adapun pemuda 21 tahun ini merupakan warga Kelurahan Baju Bodoa, Kecamatan Maros Baru, Andi Trihardika Ramadhan. Pelaku diketahui menggunakan uang palsu yang dicetaknya sendiri untuk membeli satu unit gawai via daring.

Uang dicetak pecahan Rp100 ribu dengan print. Jumlah uang dicetak yakni 12 lembar, senilai Rp1,2 juta.

“Motif pelaku mencetak uang palsu itu untuk membeli satu unit handphone. Dimana usai membeli HP itu pelaku kembali menjualnya ke orang lain,” jelasnya Kapolsek Lau, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sulaiman, Rabu, 13 Januari.

Setelah mencetak, tersangka kemudian mencari target dengan membeli gawai milik korban yang dijual melalui online. Setelah menyetujui harga senilai Rp1,2 juta itu keduanya sepakat bertemu di Dusun Lengkese Desa Tunikamaseang, Kecamatan Bontoa. “Jadi pelaku sengaja mengajak korban bertemu di pinggir sawah dan gelap supaya korban tidak tahu kalau uang yang digunakan membayar itu uang palsu,” jelasnya.

Setelah proses transaksi selesai, kata dia, pelaku segera pergi, sedangkan si korban baru menyadari ada kejanggalan saat memegang dan melihat nomor seri uang palsu pecahan Rp100 ribu tersebut.

“Nomor seri pecahan uang Rp100 ribu itu semuanya sama. Korban lalu melaporkan kejadian ini ke Polsek Lau,” ungkapnya.

Tersangka diamankan di dekat rumahnya oleh petugas kepolisian setelah bersembunyi selama beberapa hari setelah dilaporkan oleh korban.

Selain tersangka, Polsek Lau juga mengamankan barang bukti (BB) yang diamankan yakni, satu unit printer, uang palsu pecahan Rp100 ribu sebanyak 11 lembar dengan nomor seri OCF597502, satu lembar uang palsu nomor seri AJB691610. Selain itu juga motor scoopy nopol DD 5486 TQ turut diamankan. Akibat perbuatannya pelaku dijerat Pasal 36 ayat 1, ke 2 dan ke 3 jo pasal 26 ayat ke 1, ke 2 dan ke 3 Undang Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Komentar

VIDEO TERKINI