Tahun Ini, Luwu Utara Dapat Tambahan DAK Pendidikan Sebesar Rp34 Miliar

Selasa, 2 Februari 2021 23:29

FAJAR.CO.ID, LUWU UTARA— Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara melalui Dinas Pendidikan, tahun ini mendapat tambahan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan sebesar Rp 34 Miliar. Jumlah ini lebih besar dibanding DAK 2020 yang diterima Luwu Utara, sebesar Rp 29 Miliar. Jadi, ada kenaikan Rp 6 Miliar atau sekitar 19% dari tahun 2020.

Tentu ini patut disyukuri, karena di tengah keterbatasan akibat pandemi Covid-19, Luwu Utara selalu mendapatkan tambahan DAK Pendidikan lebih tinggi setiap tahun. Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, berharap DAK Pendidikan ini dapat berkontribusi dalam upaya peningkatan indeks pembanghunan manusia (IPM) di Kabupaten Luwu Utara.

“Fokus kita ke depan adalah bagaimana DAK ini berkontribusi meningkatkan IPM yang sebagian besar ditentukan di sektor pendidikan, dan PR kita sekarang, bagaimana mencari semua indikator untuk meningkatkan IPM kita,” jelas Indah, saat meresmikan Sarana Prasarana DAK SMP TA 2020, Selasa (2/2/2021), di Desa Beringin Jaya, Baebunta Selatan.

Indah berharap, DAK ini nantinya fokus pada pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di semua tingkatan sekolah. “Hal ini tentu menjadi fokus pengalokasian anggaran, tak hanya DAK, tapi juga DAU, karena ini terkait rata-rata lama sekolah. Saya mohon Dinas Pendidikan bisa melihat ini secara utuh dan memahami ketika kebijakan ini diambil,” terang dia.

Kenapa ini penting? Bupati beralias IDP ini beralasan bahwa dengan adanya penambahan RKB, maka akan berdampak pada peningkatan IPM di Luwu Utara. “Jika DAK ini banyak ke RKB, maka bisa menampung lebih banyak siswa, sehingga ini akan betul-betul berdampak pada peningkatan IPM kita, khususnya di sektor pendidikan,” tandasnya.

Komentar