Mainkan Harga, Izin Usaha Terancam Dicabut

Selasa, 13 April 2021 10:11

Ilustrasi Aktivitas Harga. (int)

FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA — Ketersediaan daging ayam dan daging sapi dipastikan aman. Harganya pun masih stabil. Jika ada yang memainkan harga, bakal disanksi. Pencabutan izin usaha.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gowa, Andi Sura Suaib mengatakan, ketersedian bahan pokok masih sangat aman. Bahkan, daging ayam dan sapi termasuk surplus. Meski begitu, pemantauan akan terus dilakukan.

“Hari Selasa, kami akan lakukan pemantauan internal lagi. Dan sampai saat ini bahan pokok pada umumnya masih normal. Kami menunggu kondisi lapangan, Apabila ada gejolak kenaikan harga yang tidak rasional, kami akan ambil tindakan,” kata Andi Sura Suaib kepada FAJAR, Senin, 12 April.

Menurutnya harga dan ketersediaan kebutuhan bahan pokok bisa dipertahankan dan tetap aman, terutama menjelang bulan Suci Ramadan. Sehingga masyarakat tak perlu khawatir. Kalaupun ada kenaikan harga, sejauh ini masih kategori wajar. “Komoditas mengalami kenaikan harga seperti cabai dan kentang, namun tidak signifikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, stok bahan pokok menjelang Ramadan masih sangat aman bahkan surplus. “Ada kenaikan tapi saya pikir ini tidak terlalu signifikan. Saya berharap ini dijaga saja,” kata Adnan.

Walaupun demikian, guna memastikan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok tetap aman jelang Ramadan bahkan hingga Idulfitri, pihaknya bersama jajaran Forkopimda akan melakukan operasi pasar dalam waktu dekat ini.

Karena menurutnya jelang Ramadan ini, sangat berpotensi terjadi kenaikan harga akibat permintaan dan konsumsi yang meningkat. Untuk itu, diminta tidak ada yang menaikkan harga. Apalagi di masa-masa sulit, banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan dan pendapatan akibat Pandemi Covid-19.

“Kapan ada yang memainkan harga maka komitmen saya akan memberikan sanksi, sanksi berat sampai pada pencabutan izin kalau ada yang bermain-main berkaitan dengan kebutuhan dasar pokok masyarakat terutama berkaitan dengan bulan suci Ramadan,” imbuhnya. (ans/ham)

Komentar

VIDEO TERKINI