Karst Daya Tarik Wisatawan ada di Desa Kabba

Senin, 13 September 2021 10:19

Kawasan objek wisata Lamperangan di Desa Kabba, Kecamatan Minasatene masuk Anugrah Desa Wisata Indonesia 2021. (FOTO:SAKINAH/FAJAR)

FAJAR.CO.ID,PANGKEP– Kawasan karst yang menjulang dengan hamparan sawah, menjadi daya tarik utama pengunjung ke kawasan Desa wisata Kabba, Kecamatan Minasatene, Pangkep.

Kepala Dinas Pariwisata Pangkep, Ahmad Djamaan mengatakan, yang jadi daya tarik pengunjung yaitu bentangan alam persawahan, pemandangan alam karst tower, gua purba dan lembah assalam yang penuh kisah menarik.

Selain itu, kini Desa Kabba juga menarik perhatian setelah ditetapkan sebagai juara IV dalam lomba desa wisata tingkat nasional dan kini masuk dalam nominasi 300 Anugrah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

“Desa Kabba telah ditetapkan sebagai Desa Wisata dimana pengembangannya adalah berbasis masyarakat. Desa Kabba memiliki potensi alam karst tower dgn bentangan sawah yg eksotik dan budaya yang unik serta masyarakat yang sadar akan kelestarian alam dan budaya, Desa Kabba jadi wakil Pangkep pada nominasi 300 desa wisata. Semoga tahun depan bisa meningkat,” paparnya.

Plt Desa Kabba, Mualis menjelaskan yang menjadi objek wisata disini yaitu Kampung Lamparengan yang berada sekitar 2 kilometer dari Kantor Desa Kabba, yang dikenal dengan jembatan bambu, tidak hanya itu juga ada gua yang menyimpan peninggalan prasejarah dengan lukisannya. Sehingga tidak jarang ada yang datang berkemah di kawasan tersebut.

“Kedepan ini akan ditata lebih baik lagi, termasuk infrastrukturnya. Kita tentu bersyukur kawasan ini masuk nominasi tingkat nasional,” ujarnya.

Sementara itu, pengelola objek wisata, Aslam menjelaskan, kawasan ini baru mulai ditata dan dikelola pada 2019 lalu. Sehingga katanya, sekarang memang sudah sangat butuh untuk dibenahi.

“Ini awalnya banyak pengunjung yang masuk. Tetapi sudah dari 2019, jadi memang ada yang perlu dibenahi. Tetapi paling banyak yang datang itu ke guanya, disana juga ada empat sumber mata air,” katanya.(fit)

Komentar

VIDEO TERKINI