Peringati Hari Tani, Mahasiswa Pertanian UNM Gelar Diskusi terkait Ketahanan Pangan

Sabtu, 25 September 2021 11:04

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Mahasiswa yang terhimpun dalam Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Pertanian (HMPS PTP) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar diskusi terkait ketahanan pangan.

Diskusi tersebut memperingati hari tani Nasional yang dirayakan tiap tanggal 24 September.

Melalui diskusi ini, mereka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung para petani di Indonesia.

Hal tersebut dikarenakan hasil-hasil pertanian atau pangan merupakan kebutuhan dasar bagi setiap manusia .

“Pangan merupakan kebutuhan dasar utama bagi manusia yang harus dipenuhi setiap saat. Karena pandemi sekarang ini tentunya berdampak pada kondisi ketahanan pangan nasional,” ujar Ilman Hidayat Ketua Bidang hubungan masyarakat HMPS PTP kepada fajar.co.id.

Selain itu, mahasiswa ingin berperan nyata untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Terkhusus sebagai fungsinya untuk menjadi kontrol sosial bagi masyarakat.

“Karena hal tersebut kita sebagai mahasiswa harus turut berperan dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Ketahanan pangan merupakan kondisi dimana negara dapat menjamin ketersediaan pangan untuk rakyatnya,” ungkap Akbar Ketua HMPS PTP.

Sementara itu, Ratnawaty Fadilah pembina sekaligus pemantik acara tersebut mengingatkan pentingnya kontribusi mahasiswa dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Yaitu dengan menghadirkan inovasi baru dalam bidang pertanian yang dapat menunjang ketersediaan pangan di Indonesia dengan tetap memperhatikan kondisi pangan baik dari segi hasil atau pun lahannya,” ucap Ratna yang juga dosen Pendidikan Teknologi Pertanian.

Lebih lanjut, kata Ratna, inovasi sangat penting untuk menunjang ketersediaan pangan nasional, apalagi di jaman yang serba instan seperti saat ini.

“Kontribusi menjaga ketahanan pangan nasional dalam menghadapi masyarakat tidak hanya sekadar menjelaskan tentang teori akan tetapi harus dibarengi dengan bukti nyata dari inovasi yang diberikan agar masyarakat dapat lebih yakin terhadap inovasi tersebut,” pungkas Ratna.

Komentar

VIDEO TERKINI