Brimob Batalyon A Pelopor Tetap Eksis Berikan Pelayanan Wifi Gratis

Senin, 31 Agustus 2020 18:48

Brimob Batalyon A Pelopor Tetap Eksis Berikan Pelayanan Wifi Gratis

FAJAR.CO.ID – Pandemi Covid-19 banyak sekolah yang menerapkan belajar dari rumah atau daring, namun ada juga anak-anak yang belum memiliki fasilitas seperti Wifi dan Handphone karena kondisi ekonomi.

Hari ini Senin, (31/08/2020) Berpusat di Mako Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulsel tetap eksis memberikan pelayanan Wifi dan Fasilitas pendidikan dalam jaringan Kepada siswa dan siswi yang berada disekitar Ksatrian Batalyon A Pelopor Jalan Sultan Alauddin

Program yang merupakan tindak Lanjuti dari Arahan Dankor Brimob Polri Irjen Pol Anang Revandoko untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa dengan Menjaga Kondusifitas Pendidikan.

Komandan Batalyon A Pelopor AKBP Darminto mengajak siswa-siswi yang bermukim didalam asrama maupun yang berada sekitar Mako Batalyon A Pelopor untuk belajar mengajar secara online. Hal itu dilakukan lantaran ditemukan sejumlah siswa-siswi yang bermukim di sekitar asrama kebanyakan tidak memiliki hp dan wifi.

Darminto menuturkan bahwa apa yang dilakukan oleh Sat Brimob Polda Sulsel Khususnya Batalyon A Pelopor merupakan wujud hadirnya Polisi ditengah masyarakat serta wujud bhakti brimob untuk masyarakat.

“Ini bukti Polisi hadir ditengah masyarakat serta wujud Bhakti Brimob Batalyon A Pelopor akan berusaha dan turut berpartisipasi aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan memberikan fasilitas Wifi gratis kepada anak – anak ” tutur Darminto.

“Sebelum masuk tempat yang disediakan, anak-anak yang datang diperiksa suhu tubuhnya lalu diarahkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu. Selain itu mereka pun menggunakan masker dan jarak mereka duduk pun tidak berdekatan,” Kata Darminto.

“Belajar secara daring di Mako Batalyon A yang berada di Passo tersebut tentunya memang inisiatif dari Dankorbrimob Polri Irjen Pol Anang Revandoko melalui Dansat Brimob kemudian diteruskan kejajaran karena melihat masih banyak anak-anak yang berada di sekitar Ksatrian itu yang banyak yang tidak tak mampu orang tuanya sehingga dipanggil untuk bisa belajar di Mako Kompi ataupun Mako Batalyon dengan fasilitas wifi gratis” tambah Darminto

Komentar