Ada Kasus Positif, Langsung WFH Pemkot Tiga Bulan

Jumat, 18 Desember 2020 14:52
Belum ada gambar

*Imbau Masyarakat Daerah Tidak Merayakan Tahun Baru di Kota Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kebijakan Work From Home (WFH) atau kerja dari rumah jadi salah satu upaya untuk antisipasi penyebaran Covid-19 di kantor-kantor pemerintah. Jika ada kasus baru, otomatis kebijakan ini langsung diterapkan.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengatakan, setelah Bapenda dan Bappelitbangda, dia juga sudah meminta agar Kantor Dinas ESDM Sulsel untuk segera kerja dari rumah. Pasalnya ada kasus positif yang kembali ditemukan di kantor tersebut.

Nurdin sudah memerintahkan kepada seluruh pejabatnya agar langsung berinisiatif menerapkan WFH. “Tidak perlu dilaporkan atau menunggu instruksi, tetapi inisiatif. Ketika ada kasus baru, langsung terapkan sistem kerja di rumah,” beber di rumah jabatannya kepada FAJAR, Kamis, 17 Desember.

Untuk testing, kata dia, cukup mereka yang punya gejala saja. Pasalnya testing butuh biaya mahal. Mereka yang sudah merasakan demam atau gejala lain, langsung melakukan isolasi diri. Seminggu berikutnya baru di-swab.

Menurut Nurdin, penerapan protokol kesehatan juga menjadi kunci utama untuk menekan penyebaran. Nurdin mengakui, kondisi kasus saat ini trennya tinggi. Bahkan pada Rabu lalu, tambahan kasus mencapai 447 orang.

Nurdin juga sementara menyusun rencana untuk memperketat akses keluar masuk baik bandara dan pelabuhan. Saat ini untuk masuk ke wilayah Sulsel memang masih menggunakan surat Rapid Tes. Ada rencana untuk memperketat dengan menggunakan swab test.

Upaya antisipasi lain, kata dia, adalah penghapusan acara perayaan malam tahun baru. Tak boleh lagi ada pesta atau yang lain. “Lego-lego (CPI) dan Pantai Losari kita tutup. Saya sudah minta wali kota, karena sekarang sudah naik lagi ,” tambahnya.

Rapat Virtual

Pemkot Makassar resmi berlakukan WFH selama tiga bulan masa kerja. Dari 21 Desember hingga 21 Maret.

Komentar

VIDEO TERKINI