Ukiran Kalimat Tauhid di Dinding dalam Kakbah Juga Ditemukan di Masjid Al Markaz Makassar, Kok Bisa?

  • Bagikan

“Jadi bukan dapat dari mimpi. Tapi karena bapak basicnya arsitek, dia tidak akan terlepas dari garis simetris dan lingkaran. Jadi dia mengembangkan dari basicnya itu,” sambungnya.

Dalam membangun Al Markaz, diakui Fauzan, Achmad Noe’man mengadopsi gaya arsitektur Masjid Katangka di Gowa. Ia memasukkan unsur-unsur budaya lokal yang tampak pada bentuk atap masjid. Bentuk atap tidak bundar, tetapi limas, seperti atap rumah-rumah tradisional masyarakat Bugis.

“Sebelum membangun itu, kami sempat jalan-jalan kemudian melihat masjid kuno yang tertua di Gowa. Yang atapnya berbentuk limas,” akunya. (endra/fajar)

  • Bagikan