Vaksin Tahap Dua, Lansia di Makassar dapat Mendaftarkan Diri Secara Online

Selasa, 23 Februari 2021 17:27

Ilustrasi vaksin Covid-19

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Distribusi sasaran penerima vaksin Covid-19 tahap 2, Dinas Kesehatan Sulsel membuka pendaftaran khusus lansia secara online.

Menurut Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sulsel, Nurul Amin mengungkap pendaftaran vaksin khusus lansia (60 tahun ke atas), saat ini dikhususkan di Kota Makassar terlebih dalu dan dapat mendaftar secara online melalui situs resmi yang dikeluarkan oleh Kemenkes.

“Iya benar, lansia di Makassar dapat mendaftar secara online melalui link yang terlampir dalam surat resmi Kemenkes terkait alokasi distribusi Vaksin Covid-19 tahap 2 Termin 1,” jelas Nurul, saat dikonfirmasi, Selasa (23/2/2021).

Dengan demikian, melalui arahan dari pusat, rekapitulasi data dari form pendaftaran kemudian diakses oleh Dinas Kesehatan Provinsi untuk dijadikan sebagai acuan distribusi vaksin ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Dengan begitu, Dinas Kesehatan dapat mengatur jadwal dan jumlah lansia yang akan divaksin per harinya, serta menginformasikan jadwal tersebut kepada lansia yang terdaftar di fasilitas keseahatannya dengan mempertimbangkan ketersediaan vaksin.

Sekedar diketahui, bagi lansia di Kota Makassar dapat mendaftar melalui link makassar.kemkes.go.id secara personal dengan kuota yang tersedia sebanyak 50.411 vaksin. Namun, pemerintah daerah dapat menentukan kebijakan pembagian proporsi sesuai dengan kondisi daerah masing-masing dan tetap mempertimbangkan ketersediaan vaksin yang telah diterima.

Informasi yang didapatkan, vaksin tahap 2 akan mendarat di Makassar hari Rabu (dini hari). Sesuai dengan rekap dari Kemenkes, Kota Makassar akan mendapatkan jatah vaksin sebanyak 54.142 dengan rincian lansia sebanyak 50.411 dan sisanya untuk pelayan publik sebanyak 3.730 vaksin.

“Vaksin untuk tahap 2 akan didistribusikan secara bertahap sesuai dengan kapasitas produksi penyedia. Setelah termin 1 ini, akan ada distribusi vaksin yang direncanakan pada awal dan akhir Maret 2021,” tulis surat edaran Kemenkes pusat. (mg2/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI