Rotasi Jabatan TNI, Bro Rivai Jadi Sahli Panglima TNI

Kamis, 25 Februari 2021 12:42

Kolonel Laut (KH) Dr. Ir. Abdul Rivai Ras, MM, MS, M.Si

Tak lama kemudian pindah menjadi pejabat Struktural di Direktorat Analisa Lingkungan Strategis Bidang Analisa Organisasi Internasional dan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Ditjen Strategi Pertahanan KEMHAN RI.Pejabat Fungsional di Direktorat Analisa Lingkungan Strategis (Peneliti Madya) Bidang Lingkungan Strategi Asia dan Eropa Ditjen Strategi Pertahanan KEMHAN RI.

Perwira Analis dan Perencana Bidang Intelijen Pertahanan diberbagai Kawasan Konflik Dalam dan Luar Negeri KEMHAN RI.Pada tahun 2008, lagi-lagi pindah tugas lintas kementerian, dari Kemhan ke Kementerian Sekretariat Negara RI (Lembaga Kepresidenan RI) 2008 – 2011. Di tempat ini, Bro Rivai pernah menjabat Staf Khusus pada Sekretariat Militer Presiden RI. Pejabat Struktural Biro Operasi dan Pengamanan dalam bidang Pengamanan Khusus Presiden Sekmilpres, Mensekneg RI (Era SBY).Sebelumnya, juga pernah sebagai pengelola barang jasa madya alat peralatan pertahanan terkait akuisisi alat utama sistem persenjataan (Alutsista) pada 2019-2020 di samping sebagai dosen di Universitas Pertahanan.

Sementara karier Akademik, Bro Rivai adalah Doktor pertama di bidang Ilmu Politik Pertahanan di lingkungan Militer yang diperolehnya dari Universitas Indonesia (UI) dan mengantongi tiga gelar Magister, yakni Magister Ketahanan Nasional, Magister Politik – Hubungan Internasional, dan Magister Manajemen Strategi – Operasi.

Bro Rivai, juga pernah mengecap pendidikan tertinggi TNI AL – Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), dan pendidikan tertinggi di bidang pertahanan serta kepemimpinan keamanan nasional dalam program Senior Manager in National Security Leadership pada Elliot School of International Affairs, George Washington University, di Washington D.C. Amerika Serikat (AS) dan pendidikan keamanan maritim di Naval Post-graduate School (NPS) di Monterey-California, AS.

Disamping itu, Bro Rivai selalu hadir menjadi narasumber di sejumlah Lembaga Kementerian terkait, Pusat Studi Strategis, dan di lembaga perguruan tinggi. (lis/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI