Pemkot Makassar Kembali Berlakukan PPKM Mikro, Ini Aturannya

Selasa, 9 Maret 2021 20:06

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro. Hal itu sebagai tindak lanjut perintah Pemerintah Pusat untuk menerapkan PPKM.

Perpanjangan ini diatur dalam Surat Edaran dengan Nomor :443.01198 / S.Edar/Kesbangpol/III/2021 tentang Perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.

Dalam surat tersebut terdapat beberapa poin di antaranya, membatasi tempat kerja/perkantoran dengan menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 50% dan Work From Office (WFO) sebesar 50% dengan melakukan protokol kesehatan secara ketat.

Melaksanakan kegiatan belajar mengajar daring/online, melakukan pengaturan pemberlakuan pembatasan kegiatan restoran (makan/minum ditempat sebesar 50% dan untuk layanan makanan melalui pesan-antar/dibawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam oprasional restoran dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat.

Pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan/mall sampai pukul 21.00 dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat.

Mengizinkan kegiatan konstruksi beroprasi 100% dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat.

Mengizinkan tempat ibadah untuk dilaksanakan dengan pembatasan kapasitas sebesar 50% dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat.

Untuk kegiatan sosial budaya yang dapat menimbulkan kerumunan dihentikan sementara. Camat /lurah mengaktifkan Posko Covid-19 di wilayah masing-masing.

Menganggapi itu, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan, hal itu dilakukan atas perintah Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto.

Danny menegaskan, bukan hanya Jawa, Bali, Sumatra Utara dan Kalimantan Timur, melainkan Provinsi Sulsel juga harus menerapkan PPKM.

“Ini kan kita punya Makassar Recover, namun kita harus melapor dulu ke pusat. Jadi untuk sementara kita terapkan dulu PPKM ini. Sebenarnya hampir mirip mekanismenya,” jelas Danny. (ikbal/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI