Stok di Pabrik Kosong, Pemkot Makassar Datangkan 100 Unit GeNose Pekan Depan

Jumat, 11 Juni 2021 19:36

Ilustrasi. (int)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Rencana pengadaan alat deteksi Covid-19 GeNose oleh Pemkot Makassar sedikit terhambat. Ketersediaan unit di pabrik menjadi kendala.

Akibatnya, dari target 163 unit GeNose yang rencana dipesan Pemkot, hanya 100 unit yang tersedia. Jumlah tersebut rencananya akan didatangkan pekan depan.

Sebelumnya 10 unit GeNose sudah lebih dahulu didatangkan sebagai alat ujicoba pada 7 April lalu. Sehingga Makassar akan memiliki sebanyak 110 alat pendeteksi Covid 19 besutan UGM ini.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengatakan, tim detektor saat ini siap. Hanya saja terkendala pengadaan alat pendukung, seperti megaphone.

“GeNose baru 100, karena kehabisan ki pabrik, di samping menunggu toa-toa yang mau datang, ini kan pengadaannya yang lambat,” ucap Danny, Jumat (11/6/2021).

Danny mengatakan pelatihan penggunaan akan secepatnya digelar bagi Detektor Covid di setiap kelurahan. Dimana tiap alat akan diberikan pada 5 detektor, dan total 800 detektor akan dilatih.

“Jadi ini tentara dan polisi, saya kasi masuk satu hari untuk training, jadi ini saya pastikan minggu depan datang semua, karena mau di-training apa semua,” terangnya.

Sebelumnya, pengadaan GeNose sebelumnya sempat menuai pro dan kontra lantaran kredibilitas dan akurasinya dinilai di bawah gold standar yaitu Swab PCR.

Selain itu dari laporan Anggota IDI Kota Makasaar Arief Santoso, alat tersebut memiliki sejumlah kelemahan, di antaranya adanya hypersensitivitas atau sesnitivitas yang sangat tinggi yang berpotensi memengaruhi hasil.

“Sebenarnya banyak faktor ini bisa positif atau negatif (karena) sangat sensitif (Genose). Saya bilang sangat sensitif, artinya sensitif itu hanya parfum saja itu sudah bisa berubah, rokok bisa berubah, orang nda puasa bisa berubah, makan jengkol bisa berubah,” ucapnya.

Komentar

VIDEO TERKINI