Petugas Kebersihan Jalani Tes Swab Antigen, Vaksinasi Sasar Rumah Ibadah

Rabu, 8 September 2021 10:28

Swab petugas kebersihan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Bontoala mengajak 150 petugas kebersihan untuk menjalani tes swab antigen, Selasa, 7 September. Mereka adalah kelompok yang rentan menjadi carrier Covid-19.

Para petugas kebersihan terbagi di dua lokasi, Puskesmas Malimongan Baru dan Puskesmas Layang. Camat Bontoala, Arman menyebut, tracing dengan cara tes swab antigen ini dilakukan sebagai upaya pencegahan virus korona.

“Petugas kebersihan rentan terpapar virus korona. Mereka bekerja di lapangan dan melakukan kontak erat dengan masyarakat di setiap kelurahan. Kita juga perlu memperhatikan kondisi kesehatan mereka,” jelas Arman.

Ia merincikan, petugas kebersihan yang tes swab antigen adalah penyapu jalanan, sopir motor sampah Viar, sopir mobil Tangkasaki, serta perangkat kebersihan lainnya di 12 kelurahan lingkup Kecamatan Bontoala.

“Harus melibatkan semua stakeholder dalam pengendalian Covid-19. Apapun caranya, dan bagaimana mekanismenya itu disesuaikan dengan kondisi kecamatan masing-masing,” sambungnya.

Dari hasil kemarin, satu petugas kebersihan dinyatakan reaktif dan menjalani tes swab PCR di Puskesmas Kaluku Bodoa.

“Kita tunggu hasilnya satu atau dua hari ke depan. Apabila dinyatakan positif, maka akan dirujuk menjalani isolasi mandiri di KM Umsini. Lalu dilakukan tracing ke sepuluh orang terdekatnya, termasuk keluarga dan kerabat yang sempat melakukan kontak erat dengannya,” terang Arman.

Pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait melakukan terobosan-terobosan baru untuk menghentikan penularan Covid 19 di Kecamatan Bontoala.

“Kami akan bersinergi dengan tokoh masyarakat, lurah-lurah dan tokoh agama dalam pengendalian Covid-19 ini,” sebutnya.

Wakil Dekan IV FKM UMI, dr Khidri Alwi mengapresiasi terobosan yang dilakukan oleh Kecamatan Bontoala mengidentifikasi dini kelompok kerja yang rentan terpapar Covid 19.

Komentar

VIDEO TERKINI