Wali Kota Makassar Optimistis Tatap 2023, Inovasi Lorong Wisata Jadi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

  • Bagikan
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto begitu optimistis menghadapi tahun 2023 yang dinilai oleh banyak kalangan akan sedikit suram, yang ditandai dengan potensi terjadi resesi ekonomi dan inflasi.

Bagi Danny, ada dua konsep yang akan diusung menghadapi kemungkinan tersebut. Pertama, menggunakan konsep Cell Economy. "Ada yang bilang ekonomi mikro, ini tidak. Lebih kecil lagi. Itulah yang di lorong-lorong, lorong wisata itu," kata Danny Pomanto, sapaan akrabnya, saat menjadi narasumber dalam acara Afternoon Tea Talk Makassar and Economic Challenge In 2023, di Hotel Mercure, Jalan AP Pettarani, Makassar, pada Rabu (28/12/2022) sore.

Kedua, kata Danny, dengan menggunakan pendekatan adaptif economic. Menurutnya, saat ini, dunia sedang menghadapi masa yang begitu sulit, bahkan melebihi kesulitan yang terjadi pada Perang Dunia I dan II di masa lalu.

Belum lagi, lanjut Danny, dunia juga dihantui oleh 4 bencana yang kapan saja menimpa: bencana populasi, bencana alam, bencana pandemi, dan bencana geopolitik. "Ditambah satu bencana yang paling ditakuti ialah bencana pangan," katanya.

Danny membeberkan, berdasarkan hasil penelitian dari para peneliti 3 perwakilan universitas terkemuka di Amerika Serikat ditambah peneliti dari UGM dan ITB, yang membuat krisis terjadi lantaran jauhnya jarak antara masyarakat dan kebutuhan pangan.

"Dan dimana contoh terbaik? Ternyata di Makassar sejak tahun 2014 setelah diluncurkan program Lorong Garden. Yang mana masyarakat menanam di lorong, di bawah partisipasi masyarakat langsung, dan engagements oleh pemerintah. Itu yang mereka teliti dengan menggunakan menggunakan alat kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI)," kata Danny.

  • Bagikan