Webinar Kolaborasi FKG Unhas dan FKG UI, Ini yang Dibahas

Minggu, 12 Juli 2020 11:02
Belum ada gambar

Suasana Webinar.

“Semoga para peserta mendapat tambahan ilmu sekaligus dapat menyusun tulisan untuk bisa dipublikasikan serta kedepannya akan lebih banyak lagi riset-riset kolaborasi antara peneliti baik dari Unhas maupun dari UI yang melibatkan institusi lain baik di dalam maupun luar negeri sehingga lebih banyak lagi hasil tulisan-tulisan untuk dipublikasikan ke jurnal internasional bereputasi,” tambah Prof Lindawati.

Senada dengan Prof Lindawati, Dekan FKG Unhas, drg. Muhammad Ruslin, menyampaikan bahwa menulis maupun mempublish bagi residen spesialis bukanlah hal yang tidak bisa.

“Kegiatan ini merupakan kesempatan bagi para residen spesialis untuk memperlihatkan kepada publik bahwa kita sudah melakukan kegiatan scientific klinis yang bisa diikuti oleh banyak orang, bisa dijadikan acuan dan bisa dijadikan referensi kedepannya tentang bagaimana kita mengaplikasikan apa yang menjadi teori menjadi kegiatan dalam bentuk klinik. Kegiatan-kegiatan klinik itu kemudian kita kumpulkan lalu kita tulis selanjutnya dipublish,” jelas drg Ruslin.

Mantan Direktur RSGM Unhas ini juga menyampaikan terima kasih kepada Dekan FKG UI Prof Lindawati, atas kesediaannya untuk berkolaborasi serta bantuannya selama ini kepada FKG Unhas dalam mengadakan kegiatan scientific.

“Semoga ke depannya kemajuan akademik dan publikasi di bidang kedokteran gigi Indonesia bisa menyaingi negara-negara di Asia Tenggara bahkan dunia,” harapnya.

Kegiatan ini dipandu oleh moderator berturut-turut, drg Irfan Dammar, (KPS Prostodonsia FKG Unhas) dan drg Saraventi (Dosen FKG UI).

Kegiatan webinar kolaborasi yang berlangsung hingga siang hari ini dihadiri kurang lebih 1000 peserta yang teregistrasi oleh panitia. Turut hadir Ketua Kolegium Prostodonsia Indonesia Prof Moh Dharmutama, para Wakil Dekan, staf dosen dan para mahasiswa FKG Unhas dan FKG UI, serta peserta dari kampus lain seperti Universitas Padjajaran, Universitas Airlangga, Universitas Sriwijaya, dan Universitas Muslim Indonesia. (ikbal/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI