RRI Net, Transformasi Radio Tertua Indonesia di Tengah Sistem Digitalisasi

Rabu, 9 September 2020 21:17

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Walaupun RRI menyandang status sebagai radio tertua di Indonesia, namun perkembangan pesat dialami radio yang lahir tanggal 11 September ini. Pasalnya kini RRI bukan saja dapat didengar, tapi juga dapat dilihat melalui jaringan RRI net.

Berbagai terobosan baru telah dilakukan RRI dengan merambah penyiaran melalui sistem digitalisasi. Bahkan di RRI Makassar telah disiapkan studio khusus untuk melakukan penyiaran secara audio visual. Studio ini bernama studio RRI net .

Di studio berukuran 4,5×8 meter kegiatan secara audio visual dimainkan, mulai dari live musik dan obrolan budaya.Sekretaris Badan Promosi Pariwisata Sulsel, Hendra Nick Arthur berdecak kagum dengan terobosan RRI tersebut.

Hendra yang pernah bekerjasama dengan RRI Makassar menyiarkan live webinar ‘Welcome to The New Normal series 2″ mengatakan RRI telah menjadi radio digitalisasi. Dia berharap menjadi kiblatnya para milenial untuk mendapatkan informasi dan menyalurkan kreatifitasnya melalui studio RRI net.

Studio RRI net diresmikan bulan Juli 2019 oleh Kepala RRI Makassar 2018-Agustus 2020, Maladi Amin sekaligus pemrakarsa studio tersebut.

Studio RRI net ini dilengkapi fasilitas yang cukup memadai untuk proses produksi audio visual serta sumber daya manusia (Tim Produksi) yang cukup handal dalam proses produksi baik taping maupun siaran Live.

Maladi Amin mengungkapkan RRI Net hadir sesuai dengan tuntutan masyarakat di era multiplaform. Menurutnya RRI Net hadir bukan berarti ingin bersaing dengan televisi yang lebih dahulu lahir.

“Ini memang sudah tuntutan perkembangan teknologi penyiaran. Untuk itu RRI harus juga mengikuti perkembangan teknologi penyiaran dengan konsep audio visual seperti RRI Net,” katanya melalui rilisnya.

Komentar