Dana Pemeliharaan Jalan Nasional Minim

Sabtu, 20 Februari 2021 10:42

GRAFIS ANGGARAN JALAN. (Ambas/fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Satker Jalan Metropolitan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XIII menilai anggaran pemeliharaan jalan nasional minim. Tahun ini pihaknya hanya kebagian Rp78 miliar untuk beberapa ruas jalam antar kabupaten/kota.

Data yang dihimpun FAJAR, untuk jalur Makassar-Gowa-Takalar-Jeneponto dengan panjang 114 kilometer, anggarannya hanya Rp12 miliar. Kemudian untuk Makassar-Maros-hingga batas Bone dengan panjang 96 kilometer, anggaranya Rp14 miliar.

Kepala Satker Jalan Metropolitan BBPJN XIII, Malik mengatakan, pemeliharaan jalan masih mendapat anggaran yang minim. Apalagi pada masa pandemi Covid-19, banyak pemotongan anggaran dari pemerintah pusat ke para Satker jalan di daerah.

Misalnya saja untuk jalur Makassar-Gowa-Takalar-Jeneponto. Pada tahun lalu sempat mendapat anggaran Rp14 miliar. Namun ternyata dalam APBN 2021, turun menjadi Rp12 miliar.

“Memang sangat minim. Mungkin karena kondisi pandemi, tetapi kami tetap berupaya memaksimalkan anggaran yang ada. Kita upayakan agar beberapa ruas jalan yang berlubang bisa segera dibenahi,” ujarnya, Jumat, 19 Februari.

Selain dua ruas itu, beberapa jalan penghubung lain juga mendapat anggaran. Yakni jalur Makassar-Maros-Pangkep-Barru-Parepare dengan panjang 100 kilometer lebih. Mendapat anggaran Rp19 miliar.

Kemudian ada pelebaran serta perbaikan jalan poros di Kabupaten Bone. Juga mendapat anggaran Rp33 miliar untuk pelebaran dan perbaikan. “Jadi totalnya sekitar Rp78 miliar. Sebetulnya kebutuhan kita masih cukup besar,” jelasnya.

Malik mengakui, jika Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengeluhkan kondisi jalan nasional yang rusak parah kepada Komisi V DPR RI. Faktanya, kata dia, memang demikian. Makanya aspirasi dari gubernur, bisa saja menjadi pertimbangan agar ada tambahan anggaran.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah memang sempat mengeluhkan kondisi jalan nasional. Menurutnya, setiap tahun selalu ada perbaikan. Selain itu dianggap membahayakan pengendara karena ada beberapa ruas yang kerap rusak serta berlubang. (*/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI