Pemkab Enrekang, Telkomsel dan STIE AMKOP Ngopi Virtual Bahas Pengembangan Produk Desa Berbasis Digital

Kamis, 24 Juni 2021 10:22

FAJAR.CO.ID, ENREKANG– Wakil Bupati Enrekang, Asman AS, GM PT. Telkomsel Area Sulawesi, Manager Acount PT Telkomsel dan STIE AMKOP Makassar melakukan ngopi virtual secara daring. Kegiatan ini bermaksud untuk saling mensinergikan persepsi dalam pengembangan Produk UMKM di Kabupaten Enrekang berbasis digital.Rabu (23/6/2021).

Kegiatan ngopi virtual ini lakukan bagaimana dapat memasarkan produk desa di Kabupaten Enrekang berbasis digital melalui platform Telkomsel. Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Enrekang menyampaikan bahwa hampir semua desa di Kabupaten Enrekang memiliki produk khas.

“Namun masih ada beberepa desa yang belum maksimal memasarkan karena masih terbatasnya akses komunikasi. Selain produk desa, Kabupaten Enrekang juga memiliki banyak spot wisata alam dan situs bersejerah,” katanya.

Sementara GM PT. Telkomsel Sulawesi yakni Reymond mengapresiasi ngopi virtual tersebut dalam rangka penyamaan persepsi untuk pengembangan produk desa berbasis digital. Masa pandemic belum berakhir, sehingga harus dibutuhkan berbagai akselerasi dalam memasarkan produk desa secara global. Hal inilah mendasari Telkomsel hadir dalam berbagai konten modeling pemasaran produk.

Pada kesempatan lain Maylia Usmani selaku Manager Account SME Channel Coordinator PT. Telkomsel menyampaikan bahwa saat ini BUMDes dapat dijadikan sebagai lembaga pemasaran yang dapat dikolaborasikan dengan Telkomsel.

STIE AMKOP, sebagai inisiator dalam kegiatan ini yang diwakili oleh Bahtiar Maddatuang selaku Ketua mengatakan bahwa Kabupaten Enrekang merupakan daerah yang cukup eksotis di Provinsi Sulawesi Selatan. Selain itu juga memiliki berbagai macam produk desa sebagai khas Bumi Massenrempulu.

Selanjutnya Bahtiar Maddatuang menyambut baik kolaborasi antara Pemkab Enrekang, PT. Telkomsel dan STIE Amkop untuk meningkatkan pemasaran produk desa di Kabupaten Enrekang. Bukan tanpa dasar, sebab STIE AMKOP saat ini merupakan Perguruan Tinggi untuk Desa (PERTIDES) yang lebih fokus dalam mengembangan BUMDes sebagai sarana peningkatan ekonomi desa.(rls)

Komentar

VIDEO TERKINI