Ibu Congkel Mata Anaknya Karena Pesugihan, Psikolog Unhas Sarankan Diagnosa Mendalam

Rabu, 29 September 2021 14:15

Bocah AP, korban pesugihan di Gowa

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Hasniati (40) ditetapkan tersangka oleh penyidik Polres Gowa.

Dia menjadi pelaku kekerasan dengan mencongkel bola mata anak kandungnya, AP (6) saat melakukan ritual ilmu hitam di Lembang Panai, Kabupaten Gowa.

Dalam video amatir, ia seolah tak punya belas kasih kepada buah hatinya itu yang ia aniaya bersama tiga anggota keluarga lainnya.

Sebagai seorang ibu yang pernah mati-matian melahirkan anaknya, pada dasarnya tak mungkin itu terjadi.

Apalagi sampai menuruti kemauannya yang bergelut dalam ilmu terlarang, dan mengorbankan anak kandungnya sendiri.

“Secara naluri keibuan itu tak mungkin dilakukan. Kenapa begitu? Karena ada pengaruh dari ini (ilmu hitam),” kata Psikolog Universitas Hasanuddin, Eva Meizara, Rabu (29/9/2021).

Eva melanjutkan, perlu ada pemeriksaan di dalam diri Hasniati oleh tim medis.

“Lebih lanjut kita lihat hasil pemeriksaannya. Saya kira tidak hanya satu hal yang bisa didiagnosa dari ibu ini. Apa saja yang ada dalam ibu,” tambahnya.

Saat ini, empat orang tersebut yang bernama Taufiq Daeng Tepu, Hasniati, Udin Sauddin, dan Barrisi telah ditetapkan tersangka oleh Polres Gowa.

Mereka telah menganiaya anak kandungnya sendiri yakni AP dan DN. Kondisi AP sendiri sudah membaik usai menjalani operasi mata.

Sementara DN yang telah meninggal, sedang menjalani otopsi dengan pengambilan sampel jenazah DN di makamnya tersebut.

Hal itu dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian DN yang saat ini masih sebatas dugaan, bahwa ia meninggal akibat dicekoki dua liter air garam oleh empat orang itu.

“Kemudian akan diadakan ekshumasi atau gali kubur terhadap kakak korban yang meninggal tidak wajar. Laporan ini sudah kami terima dan kami diberi surat, dan kami sudah laporkan kepada pimpinan (Biddokkes),” kata Kaur Doksik Biddokkes Polda Sulsel, dr Eka Haerani. (Ishak/fajar)

Komentar

VIDEO TERKINI