Soft Skill Apa Yang Diperlukan Untuk Menjadi Sukses di Era Digital, Ini Jawaban Ahli

Kamis, 30 September 2021 05:59

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Pandemik yang telah berlangsung satu tahun lebih ternyata tidak hanya dirasakan oleh orang dewasa, namun juga anak.

Tanpa disadari bahwa anak merupakan korban tersembunyi dari dampak pandemik, hal itu menjadi diungkap oleh Yohana Theresia, M.Psi., Psikolog dari Yayasan Heart of People.id dalam webinar parenting yang diadakan oleh Faber-Castell yang bertemakan “Soft Skill Apa yang Dibutuhkan di Era Digital” pada Sabtu 25 September 2021.

Di banyak kasus yang ditemui, dan berdasarkan hasil penelitian yang di Soetikno, Agustina, Verauli, dan Tirta (2020) ditengarai adanya peningkatan permasalahan perilaku dan masalah akibat paparan stress di kala pandemik saat ini.

Beberapa masalah yang timbul antara lain menarik diri dari keramaian (withdrawal), gangguan somatik atau somatic symptom disorder (munculnya gejala dari tubuh akibat kecemasan yang berlebihan), agresi, depresi maupun masalah perilaku lainnya.

Kondisi ini tidak lebih dikarenakan beberapa faktor pencetus, seperti ruang bergerak yang terbatas, pendidikan berkualitas yang belum merata, orang tua yang sibuk, serta kondisi psikologi yang tidak stabill.

Maka timbul cara instan yang banyak diambil orang tua untuk mengatasi hal tersebut dengan memberikan gawai kepada anak, padahal pemberian gawai bukannya tanpa dampak.

Pemberian gawai seperti dua mata uang, selain positif dari gawai seperti memberikan kemudahan, informasi dan hiburan namun gawai juga memiliki efek negatif, khususnya jika tanpa dibatasi waktu penggunaannya, ungkap Yohana.

Beberapa efek negatif dari gawai menurut Yohana berdasarkan riset yang dilakukan oleh Straker, Leon M. & Howie, Erin K. (2016) dan Dr. John Hutton (2020), yakni : gangguan kesehatan fisik, terlambat bicara, masalah atensi dan konsentrasi, masalah pada executive function serta masalah perilaku.

Komentar

VIDEO TERKINI