Kehilangan 4 Anggota Keluarga Dalam 7 Tahun, Nirasha Darusman Tulis Buku “Lost and Found: Sebuah Perjalanan Mengarungi Duka”

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Semua manusia yang hidup di muka bumi ini pasti akan berhadapan dengan kehilangan, berduka untuk seseorang yang dicintai. Disetiap kedukaan menyisakan cerita, memori, dan berbagai emosi yang seringkali datang tiba-tiba. Dalam kedukaan kita akan mengalami fase kesedihan yang berbeda- beda sebagai respon alami terhadap kehilangan.

Nirasha Darusman baru-baru ini meluncurkan buku yang telah ia ketik sejak 3 tahun lalu; berbagi perjalanan berdukanya dalam buku yang berjudul Lost and Found: Sebuah Perjalanan Mengarungi Duka”.

Buku bergenre memoar ini secara artikulatif mengungkapkan perjuangan dan perjalanan panjang seorang Nirasha Darusman, atau yang akrab disapa Nira, dalam usahanya untuk bangkit dari kesedihan karena kehilangan 4 anggota keluarga dalam rentang waktu 7 tahun.

Secara jujur, buku ini bercerita tentang kisahnya dalam mengarungi duka, sesuatu yang diyakininya menjadi perjalanan seumur hidup.

Peluncuran buku Lost and Found: Sebuah Perjalanan Mengarungi Duka dipersembahkan oleh Magnifique Indonesia selaku konsultan komunikasi, kreatif, dan event yang memiliki semangat untuk terus berbagi kebaikan dan inspirasi kepada banyak orang.

Dipandu oleh Dave Hendrik, acara peluncuran buku ini juga menghadirkan narasumber lain yaitu; Rosdiana Setyaningrum (Psychologist) yang berbagi ilmu tentang bagaimana mengelola emosi ketika sedang berduka dari sudut pandang seorang ahli, dan seorang sahabat Ivy Batuta (Radio Announcer) yang berbagi pengalaman tentang pentingnya support system dalam proses berduka.

Nirasha Darusman, Penulis Buku Lost and Found menyampaikan “Buku ini lahir karena sepanjang perjalanan duka saya, kurang lebih 11 tahun, saya tidak berhasil menemukan buku berbahasa Indonesia yang membahas soal kematian dan berduka. Buku ini menyajikan pendekatan dan sudut pandang lain dari sebuah proses kehilangan dan berduka untuk kemudian dapat saling belajar dan membagikannya kepada sesama. Saya ingin, buku memoir ini dapat membantu teman-teman yang sedang berduka, yang baru saja merasakan pedihnya kehilangan”.

  • Bagikan