Komunitas Motor Makassar Salurkan Bantuan untuk Koban Banjir Bandang di Jeneponto

Selasa, 23 Juni 2020 15:46

FAJAR.CO.ID, JENEPONTO– Di tengah penyebaran COVID-19 yang masih tinggi di Sulawesi Selatan, komunitas motor di wilayah ini tetap solid dan ringan tangan memberikan bantuan kemanusiaan.

Hari Minggu lalu, komunitas motor di Makassar, Janeponto, Takalar dan Gowa bersatu memberikan bantuan kepada para korban banjir bandang dan tanah longsor di Janeponto.

“Awalnya kami melihat pemberitaan mengenai bencana di daerah Jeneponto. Ternyata banyak keluarga dari teman-teman Bold Riders yang menjadi korban banjir bandang dan tanah longsor tersebut. Kemudian setelah teman-teman Bold Riders Jeneponto mengawalinya dengan memberikan bantuan dan membuat posko, kami dari Bold Riders Makassar, Gowa, dan Takalar ikut bergerak,” ujar Diely Sneger yang berasal dari BMC Makassar, salah satu komunitas binaan Bold Riders Makassar, di Kecamatan Rumbia, Janeponto, Selasa (23/6/2020).

Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan pada 12 Juni 2020 lalu memberikan dampak luas bagi warga. Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan parah. Selain itu, jalan alternatif yang menjadi penghubung Kabupaten Jeneponto, Gowa, dan Bantaeng tidak bisa dilalui.

Bantuan yang diberikan para anggota komunitas motor tersebut berupa sembako yang terdiri dari beras, gula, minyak goreng, mie instan. Selain itu, ada juga pakaian bekas layak pakai. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada tokoh masyarakat setempat di posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang berada di Desa Rumbia.

“Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban warga yang menjadi korban banjir dan tanah longsor. Ini juga bukti bahwa anak motor sangat peduli dengan sesama,” kata Diely.

Pembina Bold Riders Makassar, Bernardinus Danish Sugiyanto mengatakan, kegiatan bakti sosial ini diikuti 97 peserta dari Makassar dengan 60 motor. Selanjutnya, Bold Riders Makassar ini bergabung dengan Bold Riders Gowa, Takalar, dan Jeneponto sehingga total peserta mencapai ratusan.

Komentar