Poltek PNUP Ajari Penerapan Mesin Pemipil Jagung Sederhana untuk Petani

Senin, 12 Juli 2021 14:21

FAJAR.CO.ID, GOWA — Tim Pengabdian Masyarakat Jurusan Terknik Mesin PNUP melakukan kegiatan penyuluhan penggunaan dan perawatan mesin pemipil jagung sederhana pada Kelompok Tani “Alano Lestari” di Desa Tana Karaeng, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa Minggu 11 Juli 2021.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen Teknik Mesin Dr Ir. Syaharuddin Rasyid, S.T., M.T., Arthur Halik Razak, S.ST., M.T., Muhammad Jufri Dullah, S.T., M.Si., dan mahasiswa Eko Sujaya Bimantara Sibian, Ryo Ayatullah Mattalitti.

Menurut Syaharuddin Rasyid sebagai ketua tim pelaksana pengabdian, Desa Tana Karaeng adalah salah satu desa di Kecamatan Manuju yang berada pada ketinggian 35,67 – 129,99-meter. Umumnya masyarakat di desa ini berprofesi sebagai petani jagung dan menanam jagung di areal perkebunan. Setiap tahun petani di desa ini menanam jagung sebanyak dua kali dengan masa tanam pada bulan Maret dan bulan November. Luas lahan yang dikelolah oleh setiap petani adalah 3-4 Ha.

Salah seorang petani ditemui di lokasi, Muhammad Fadli mengatakan mereka sering kali mengalami kesulitan sewaktu masa panen jagung. Dimana jumlah mesin pemipil jagung sangat terbatas dan harga sewa yang tinggi. Lebih lanjut lagi beliau mengatakan jika jagung terlambat dipanen, maka hasil panen bisa diserang hama tikus dan masa panen berikutnya terlambat.

Metode pengabdian yang dilakukan adalah dengan mengadakan kegiatan penyuluhan dan pendampingan pada petani dalam menggunakan mesin pemipil jagung sederhana. Materi penyuluhan meliputi gambaran prinsip kerja mesin pemipil jagung, cara menggunakan dan merawat mesin, dan perhitungan biaya operasional terutama biaya pemakaian daya listrik.

Hasil kegiatan pengabdian ini adalah para petani sudah dapat mengoperasikan mesin dan mengetahui komponen-komponen mesin yang perlu dirawat. Diharapkan dengan adanya mesin pemipil jagung yang telah disumbangkan kepada petani maka produkstivitas kerja dan pendapatan petani dapat meningkat. (rls)

Komentar

VIDEO TERKINI