Dukung Program Vaksinasi, HIPMI Sulsel Ajukan 2000 Vaksin untuk Warga

Rabu, 14 Juli 2021 14:00

Ketua HIPMI Sulsel, Andi Rahmat Manggabarani

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulsel komitmen mendukung program vaksinasi nasional. Sebanyak 2.000 lebih kuota vaksin akan diajukan.

Vaksin tersebut bakal ditujukan untuk para pengusaha yang tergabung di dalam HIPMI Sulsel khususnya bagi para pelaku UMKM.

Ketua HIPMI Sulsel, Andi Rahmat Manggabarani mengatakan, HIPMI ingin turut mengambil peran melakukan vaksinasi agar herd immunity dapat segera tercapai.

“Semoga vaksinasi bisa lebih cepat dengan presentase 50% ke atas jumlah penduduk di Indonesia,” ujarnya, Kamis (15/7/2021).

Rahmat menilai, apabila kekebalan kelompok terus digenjot, maka kemungkinan besar tidak perlu lagi ada PPKM dan Lockdown yang diterapkan pemerintah.

“Tentu ini akan membuat perekonomian bisa berjalan dengan lebih maksimal lagi,” jelas President Director IMB Group ini.

Sebagai organisasi pengusaha, kata Rahmat, HIPMI wajib mendukung percepatan vaksinasi. Sebab, memiluki tujuan untuk kemajuan dan kebangkitan ekonomi Indonesia.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Kota Makassar ini berharap, semua kegiatan bisa kembali berjalan normal dan maksimal, khususnya pada sektor ekonomi dan pariwisata di Sulsel.

“Kita berharap, dengan begitu ekonomi Sulsel mampu tumbuh positif, roda perekonomian berjalan lancar, pariwisata bangkit, lapangan kerja kembali terbuka, serta pendapatan dan penghasilan masyarakat bertambah,” tandasnya.

Permintaan vaksinasi dari para pengusaha untuk karyawannya memang cukup baik. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mencatat ada 10,5 juta peserta yang telah mendaftar keikutsertaan dalam Vaksinasi Gotong Royong.

Terlebih Indonesia baru saja menerima kedatangan vaksin siap pakai merk Sinopharm sebanyak 1.408.000 dosis, pada Selasa (13/7/2021) di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Kedatangan vaksin ini menjadi jawaban atas permintaan dan kebutuhan para pelaku usaha untuk segera melakukan vaksinasi bagi pekerja, karyawan, dan keluarga karyawan.

Komentar

VIDEO TERKINI