Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka, Disdik Kota Makassar Bentuk Satgas Covid-19

Jumat, 13 Agustus 2021 10:27

Siswa-siswi SMAN 21 Makassar mulai mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolahnya, Senin, 12 April. Selain SMAN 21 Makassar, juga ada di SMAN 4 Makassar. (Tawakkal/ Fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pembelajaran Tatap Muka (PTM) belum juga disetujui karena Makassar masih masuk dalam zona level 4 PPKM. Hanya saja, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar terus berbenah. Termasuk mempersiapkan PTM.

Kepala Seksi Pembelajaran Pendidikan Dasar Disdik Kota Makassar Syarifuddin mengatakan keseriusan mengadakan PTM diwujudkan dengan membentuk Satgas Covid-19 Disdik Kota Makassar.

Satgas ini berbeda dengan sebelumnya yang merupakan tim validasi dan verifikasi PTM ke sekolah-sekolah.

“Selepas PPKM Level 4 pekan depan Satgas bakal melakukan serangkaian survei dengan melibatkan seluruh stakeholder,” katanya, kemarin.

Tujuannya agar ada masukan tentang kondisi PTM. Satgas akan mencatat apa saja yang mendukung dan apa yang menjadi pertimbangan kembali. “Di antaranya adalah meninjau prokes,” imbuh Syarif.

Selain itu, fungsinya lebih mengarah kepada tugas untuk pengarahan pihak sekolah bilamana melakukan PTM. Juga memberikan informasi dan memonitor PTM.

“Bisa pula melaporkan kondisi kesehatan siswa jika diduga Covid-19, maka bisa dilaporkan. Bukan hanya dalam PTM saja, tapi daring pun juga dipantau,” jelasnya.

Launching Satgas Covid-19 Disdik dikatakannya, langsung dilakukan oleh Kadisdik Makassar. Perannya tetap pada 5M (menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilisasi).

Survei yang dilakukan melibatkan seluruh satuan pendidikan, satgas Covid-19 sekolah, pemerhati pendidikan, diskes, hingga Satpol PP yang berkewajiban melakukan pengawasan di sekolah.

Ketua Dewan Pendidikan Sulsel Adi Suryadi Culla mengatakan kualitas pendidikan makin merosot karena sistem pembelajaran daring yang belum usai.

Model ini menimbulkan banyak masalah, baik kesiapan guru dan dukungan keluarga. Tujuan tidak dicapai maksimal.

Makanya, PTM perlu dipertimbangkan.”Itu membuat mengapa PTM penting. Kalau bisa segera dicarikan solusi,” tutur dosen FISIP Unhas ini.

Komentar

VIDEO TERKINI