PNUP Gelar PKM Virtual Tour untuk Bantu Mitra Terdampak Covid-19

Kamis, 26 Agustus 2021 08:22

PNUP

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) melakukan pengabdian ke masyarakat yang jugasalah satu unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan penerapan ilmu dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Salah satunya kepada salah satu agen perjalanan wisata, Diza Travelindo. Agen perjalanan yang beralamat di Kompleks Pasar Sentral BTP ini terkena dampak pandemi Covid-19 yang menyebabkan berkurangnya pemesanan paket wisata secara signifikan sehingga berdampak terhadap pemberhentian sementara para karyawan, khususnya pemandu wisata (tour guide) dengan alasan biaya operasional dan cashflow yang tidak stabil.

Tim pelaksana PKM Virtual Tour PNUP yang diketuai oleh Drs. Amiruddin, M.Si. beranggotakan 3 dosen dan melibatkan dua orang mahasiswa telah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Virtual Tour, pada Selasa (24/8/2021).

PKM ini memberikan solusi terhadap permasalahan mitra yang mencakup dua aspek implementasi yaitu aspek peningkatan kapasitas teknologi dan aspek teknologi pemasaran.

Pertama, aspek teknologi virtual tour berbasis google street view 360º. Kedua, aspek teknologi pemasaran berbasis web dan teknologi digital (database). Dengan teknologi Virtual tour dan ilmu pemasaran berbasis web, mitra dapat melakukan sebuah langkah inovatif promosi jasa layanan wisata untuk mempertahankan eksistensinya dalam era New Normal ini. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan PKM tersebut adalah ceramah, diskusi, simulasi Virtual Tour dan pendampingan

Pemandu Wisata dari Diza Travelindo, Wiwik Arrahmah mengemukakan bahwa kegiatan PKM yang diberikan oleh tim pengabdian dari PNUP memiliki beberapa manfaat.

Dirinya memperoleh banyak manfaat dari pelatihan ini, salah satunya adalah terkait dengan metode penjualan paket wisata virtual (virtual tour) merupakan metode yang aman dilakukan dengan memanfaatkan teknologi sehingga travel bisa kembali melakukan pemasaran paket wisata meskipun secara daring.

Komentar

VIDEO TERKINI