Kaji Amandemen UUD 1945 Bersama Guru Besar UNM, DPD RI Tawarkan Pencalonan Presiden Jalur Perseorangan

  • Bagikan

Untuk itu Presidential Threshold dalam UU pemilu tidak sejalan dengan konstitusi, oleh karenanya dalam amandemen yang perlu di koreksi sebagai bagian dari penguatan Sistem Presidensial.

Mencermati hal itu DPD juga mengagas alternatif untuk memunculkan kepemimpinan nasional melalui pencalonan perseorangan, sehingga lahir wacana untuk merubah Pasal 6 UUD 1945 pemilihan presiden dan wakil presiden, yang dapat diusulkan baik oleh partai politik dan gabungan partai politik maupun perseorangan yang diusulkan oleh DPD sebagai peseta Pemilu non Parpol.

“Amandemen UUD 1945 sah secara konstitusi dan bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Amandemen adalah sebuah gagasan yang disampaikan dan harus segera direspon secara politik,”bebernya.

Wakil Rektor 1 UNM, Prof Haris Naswawi,sebagai narasumber mengatakan Bahwa amandemen perlu dilakukan karena dalam dinamika kehidupan yang berbangsa dan bernegara terus mengalami dialektik.

Amandemen kata dia, merupakan keharusan baik secara normatif maupun factual, sebagai formulasi negara hukum yang senanstiasa harus adapftif, sebagai formulasi negara kesejahteraan yang terus mengalami perkembangan dan Haluan negara urgent untuk di hadirkan menjadi arah pelaksanaan pembangunan nasional, sekaligus menjawab tantang zaman.

Dirinya juga menyinggung terkait penguatan sistem Presidensial, terkait dengan dengan pemilihan presiden dan wakil presiden yang didukung oleh partai partai politik dan gabungan parta politik, ini perlu juga memunculkan alternatif dalam proses pemilihan presiden dan wakil presiden melalui perseorangan.

“Hal ini menarik sekali apa yang di sampaikan oleh Tamsil Linrung, wacana ini kami sangat mendukung bila wacana ini muncul, agar ada keseimbangan dalam proses pemilihan melalui partai politik atau melalui perseorangan,” ujarnya.Selain itu, narasumber lain Prof Abdul Razak juga berpandangan dan menyoroti bahwa Amandemen seharusnya dilakukan dengan materi yang urgent, sehingga perlu dilakukan Amandemen Terbatas.

  • Bagikan