Sulsel Ketiban Berkah Pembangunan Ibu Kota Negara

  • Bagikan
Anggota Pansus IKN DPR, Hamka B Kady

FAJAR.CO.ID, PAREPARE — Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur telah memasuki tahap uji publik. Sulsel dinilai akan kecipratan untung dari pembangunan IKN.¬†

Anggota Pansus IKN DPR, Hamka B Kady menyampaikan secara geografis, ketika IKN pindah ke pulau Kalimantan, maka dampak ekonomi di daerah sekitar termasuk Sulsel akan merasakan efek positif. 

“Inikan nanti akan lebih dekat orang dari Kalimantan belanja ke Sulsel, ke Parepare ini. Ada pelabuhan yang lebih dekat ke sini, ketimbang ke Jakarta. Kebutuhan pangan bisa terpenuhi dari sini,” imbuh Hamka saat kunker di Parepare, Kamis, 13 Januari. 

Anggota Fraksi Golkar DPR RI Dapil Sulsel I ini menegaskan, pembangunan IKN membutuhkan banyak kebutuhan mulai sandang hingga pangan.

Di Sulsel, ada begitu banyak sumber pangan seperti beras yang melimpah yang memang selama ini sering dikirim melalui Pelabuhan Parepare. 

Di samping itu, Hamka juga melihat adanya peluang besar bahan baku pembangunan IKN akan bersumber dari Sulsel. Misalnya batu gunung, hingga pasir.

“Di sana itu kebanyakan galian tambang saja. Di sini batu gunung dan pasir bisa kita kirim ke sana,” paparnya. 

Hamka menguraikan, pemindahan IKN dilakukan secara bertahap. Tidak sekaligus. Jadi nantinya pada tahun 2024 ada sejumlah simbol negara yang sudah bisa dihadirkan. 

“Ini tahapan panjang untuk pemindahan IKN tetapi intinya 2024 sudah ada simbol negara di sana. 17 Agustus 2024 kita sudah dengarkan kumandang lagu Indonesia Raya di IKN baru,” tegasnya. 

Adapun untuk saat ini, pembentukan IKN telah memasuki uji publik. Pihaknya mengku telah menggelar konsultasi publik Rancangan Undang-undang IKN di Universitas Hasanuddin. 

  • Bagikan