Eks Ketua RT/RW Desak Pemilu Raya, Danny Pomanto: Memangnya Kalau Dia Ikut Akan Terpilih, Belum Tentu

  • Bagikan
Danny Pomanto

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto kembali angkat bicara soal desakan Eks ketua rt/rw untuk menggelar Pemilu Raya.

Wali Kota Makassar dua periode ini menegaskan akan menggelar Pemilu Raya tanpa tuntutan dari siapapun.

“Bahkan tidak dituntut pun saya pasti bikin. Bagus tong kalau dia tuntut. Saya sudah berulang-ulang perintahkan Pemilu Raya,” sebutnya, Selasa, (28/6/2022).

Meski demikian, orang nomor satu Makassar ini tetap mengapresiasi unjuk rasa yang dilakukan para Eks ketua rt/rw. Menurutnya itu patut dihargai.

Lebih lanjut kata Danny, Pemilu Raya akan dianggarkan dalam APBD perubahan. Dia pun menyindir Eks ketua rt/rw yang mencoba terus mendesak.

“Ada prosesnya. Memangnya dia yang atur? Yang atur Pemilu Raya itu pemerintah. Dianggarkan di APBD perubahan. Sabar sedikit. Memangnya kalau dia ikut terpilih ki? belum tentu. Mau cepat-cepat,” pungkasnya.

Diketahui, ratusan Eks ketua rt/rw kembali menggelar aksi demonstrasi di Balaikota pagi tadi. Kemudian pada siang hari lanjut di Kantor DPRD Kota Makassar.

Aksi ini mengatasnamakan aliansi Eks ketua rt/rw sekota Makassar. Mereka menuntut Pemilu Raya segera digelar, insentif bulan Maret tetap dicairkan kepada Eks ketua rt/rw dan menolak adanya Pj ketua rt/rw.

Terpisah, Ketua Fraksi Golkar Makassar, Abdul Wahab Tahir mengaku akan memperjuangkan Pemilu Raya.

“Soal pagu anggaran sudah mendapatkan jaminan dari PAN. Kalau tidak diajukan dalam APBD perubahan, mereka akan melakukan lobby politik, kalau lobby politik kandas, mereka akan lakukan gerakan politik. Itu pernyataan Ketua PAN tadi,” ucapnya.

  • Bagikan