Atasi Banjir Tahunan, Rancang Bendungan di Sungai Rongkong

Sabtu, 13 Februari 2021 11:13

Sungai Rongkong di Lutra. (dok)

FAJAR.CO.ID, MASAMBA — Pembangunan bendungan sungai Rongkong dirancang. Rencana Balai Besar Wilayah Sungai (BBSW) Pompengan Jenneberang ini untuk menahan luapan air sungai.

Kasi Subkir Sungai dan Pantai, Bidang Pemanfaatan Jaringan Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jenneberang, Bagus Kurniawan mengatakan, telah menyusun rencana pembangunan bendungan Sungai Rongkong. Diawali dengan studi Land Acquisition and Resetlement Action Plan (larap).

Studi larap ini merupakan rencana tindak penanganan dampak sosial ekonomi akibat pengadaan tanah dan permukiman kembali yang disyaratkan oleh Kebijakan Operasional Bank Dunia O.P. 4.12 untuk rencana pembangunan Bendungan Sungai Rongkong. Studi larap ini akan disusun dalam bentuk dokumen.

Menurut Bagus, pemerintah pusat juga melakukan kaji terkait studi analisis dampak mengenai lingkungan. Kemudian, dilanjutkan pengadaan tanah pembangunan bendung Sungai Rongkong. “Terakhir pembangunan bendung Sungai Rongkong,” ujarnya.

Bukan hanya itu, pemerintah pusat juga menyiapkan penanganan pascabanjir Sungai Masamba dan Sungai Radda. Adapun rekomendasinya, telah dikeluarkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian PUPR. “Termasuk diskusi bina teknis SDA dan tim teknis BBWS Pompengan Jeneberang,” ungkapnya.

Utamanya, desain tipikal tanggul banjir dipilih menggunakan tanggul dengan tanah. Lebar top tanggul tiga meter. Ada batu kosong di depan tanggul, sementara perkuatan tebing sungai menggunakan susunan dumping stone dimulai dari kaki terluar tanggul dengan lebar muka 3,5 meter.

Tim Balai Hidraulik dan Geoteknik Keairan, Direktorat Bina Teknik SDA saat ini tengah melakukan uji model numerik untuk mengetahui kapasitas alir sungai Radda, Rongkong, dan Masamba. Berdasarkan data pengukuran update pasca bencana banjir untuk menentukan dimensi tanggul serta bangunan pengendali lain yang diperlukan.

Komentar