Menparekraf Tinjau Kampus Poltekpar Makassar

Sabtu, 19 Juni 2021 10:06

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan ke Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar.

Perguruan tinggi kedinasan yang berada di bawah naungan Kemenparekraf/Baparekraf itu di kunjungi, Jumat, 18 Juni.

Menparekraf sekaligus menghadiri acara sarasehan yang dihadiri sejumlah stakeholder pariwisata dan ekonomi kreatif di Sulawesi Selatan.

Setelah menjalani ibadah salat Jumat, Menparekraf Sandiaga Uno yang didampingi Direktur Politeknik Pariwisata Makassar Muhammad Arifin. Tak ketinggalan dan Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Wayan Giri Adnyani.

Mereka meninjau fasilitas dapur yang ada di Poltekpar yang menjadi tempat praktik bagi mahasiswa/mahasiswi.

Menparekraf juga sempat mencicipi secangkir kopi yang diracik seorang mahasiswa Poltekpar Makassar bernama Sahrul.

“Kopinya enak sekali, salah satu kopi terbaik yang pernah saya cicipi di Sulawesi Selatan dan ada di Poltekpar,” puji Menparekraf Sandiaga Uno.

Terkait sarasehan yang digelar Poltekpar Makassar, Menparekraf Sandiaga mengatakan hal ini sebagai wujud kolaborasi dalam upaya bersama membangkitan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Yakni dengan terus mengidentifikasi permasalahan kemudian mencari jalan keluar secara bersama antara pemerintah, industri, akademisi, serta unsur pentahelix lainnya yakni komunitas dan media.

“Ini adalah satu kebangkitan, semangat kita bahwa pariwisata dan ekonomi kreatif akan pulih. Kami di jajaran Kemenparekraf akan bekerja keras untuk menghadirkan kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu untuk membantu masyarakat yang betul-betul membutuhkan,”ucap Sandiaga.

Direktur Politeknik Pariwisata Makassar Muhammad Arifin mengatakan kehadiran Menparekraf Sandiaga Uno beserta jajaran menunjukkan komitmen pemerintah tentang pengembangan sumber daya manusia khususnya pada sektor pariwisata.

Komentar

VIDEO TERKINI