Kapal Isolasi Tiba 14 Juli, Menhub Beri Jalan

Senin, 12 Juli 2021 14:34

Tim Detector Hunter Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pemkot makin mematangkan kapal isolasi. Kemenhub sudah memberi respons.

Program Isolasi Apung ini diperuntukkan bagi pasien Covid-19 gejala ringan dan orang tanpa gejala (OTG). Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyetujui usulan Wali Kota Makassar Mohammad Ramadhan Pomanto.

Persetujuan itu diberikan pada pertemuan daring antara Wali Kota Makassar, Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub, Pelni, dan beberapa unsur terkait, Minggu, 11 Juli.

Kapal yang bakal digunakan Pemkot sebagai tempat Isolasi Apung Terpadu ini akan tiba di Makassar, Rabu, 14 Juli.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus H Purnomo mengaku antusias dengan usulan Makassar.

“Segera bentuk tim dan buat WA group agar mudah berkoordinasi. Mari bekerja sama dan semoga ini menjadi jalan mengabdi kepada negara,” papar Agus.

Menindaklanjuti itu, Danny dan tim mengagendekan rapat dengan Ikatan Dokter Indinesia (IDI) Makassar dan elemen terkait. Begitu pula, soal teknis operasional, seperti persiapan baju khusus, pelayanan di dalam kapal, makanan, limbah B3-nya dan program lainnya.

Hari ini, Danny juga bakal menemui Dantamal untuk berkomunikasi lebih lanjut. Kehadiran kapal isolasi ini akan melengkapi program Makassar Recover.

“Kemarin saya langsung ditelepon Pak Menteri Budi Karya Sumadi dan membicarakan hal ini. Beliau setuju. Akhirnya, mengubungi Dirjen dan instansi terkait lainnya dan mengadakan rapat,” urai Danny.

Awalnya, Danny mengaku dikontak langsung oleh Menteri Perhubungan dan menyampaikan dukungan pada program Isolasi Apung.

“Alhamdulillah pada tanggal 14 (Juli) kita akan mengunjungi kapal yang disiapkan dan akan menyusun protap Isolasi Apung pertama di Indonesia kerja sama pusat, Kemenhub, Pelni, dan pemkot,” jelasnya.

Komentar

VIDEO TERKINI